indonesia adalah sebuah negara besar yang dilewati oleh persilangan yang sangat strategis di muka bumi ini, yaitu persilangan antara benua asia dan australia, dan persilangan antara samudra hidia dan Laut cina selatan, negara ini bahkan disebut sebut adalah daerah Atlantis yang sangat melegenda itu.
Ribuan gugusan pulau dari timur dan barat membentang di rekatkan oleh laut lautnya yang memiliki status internasioanal yaitu Zona Ekonomi Eksklusif, sehingga negri ini menjadi salah satu surga di bumi. tapi mengapa Indonesia yang memiliki kekayaan alam yang sangat berlimapah namun hanya segelintir orang yang menikmatinya? malah rakyat masih miskin. padahal pemerintah harusnya mensejahterakan rakyatnya bukan pemerintah sejahtera dari rakyat!!
Tulisan ini hanya uneg uneg saya sebagai rakyat jelata yang menginginkan kehidupan yang lebih baik untuk saya dan anak cucu saya dan mungkin masyarakat umumnya, kalo ada yang baca dari pejabat syukur bisa jadi pertimbangan pengambilan keputusan tapi kalo gak yah anggap saja "Indonesian's Dream".
Bab 1
Pemerintahan
Rakyat indonesia bukan lahan mencari suara, dalam dunia demokrasi indonesia saat ini saya anggap sudah tidak sehat, terlalu banyak partai (yang artinya sudah tidak ada persatuan indonesia termaktub dalam PANCASILA) padahal amerika saja yang dedengkot demokrasi hanya punya DUA partai demokrat dan republik, lah indonesia punya lebih dari 30 partai gimana kita bisa bersatu?? logika anak anak saja bisa tahu kalo itu bisa menimbulkan konflik.
saya setuju kalo Indonesia adalah negeri demokrasi, tapi demokrasi yang tertata dengan baik bukan demokrasi kebabalasan semoa atas nama kebebasan berpendapat dan kebebasan berekspresi, bangsa ini lepas dari penjajahan masuk ke mulut orde lama lalu masuk ke orde baru ketika masuk ke era reformasi malah terlalu bebas sehingga terjadilah Shock Cultureel (kata guru SMA saya dulu..) sehingga tak bisa dikendalikan, bahkan disebutkan oleh salah satu elit politik menjadi Negri AUTOPILOT.
Pemerintah Harus nya bersikap dewasa dalam ketidak kedewasaan dalam kenyataannya. kebijakan pemerintah harusnya adalah kebijakan Prorakyat bukan hanya di ranah retorika tapi menyerap dalam kehidupan kerakyatan. bagaimana Elit politik merasakan penderitaan rakyat jika tinggal dikawasan elit, mengendarai mobil mobil eropa yang harga selangit, mencekik kesejahteraan rakyat yang sudah cilik dengan korupsi yang semakin melejit, mengadakan pertemuan di hotel hotel mewah, meminta fasilitas rapat yang dananya bisa membuat sekolah sekolah di daerah terpencil??
bagaimana Politikus mau merasakan laparnya orang orang dijalanan yang harus saling bunuh untuk mendapatkan makanan kalau mereka setiap hari makan hingga buncit...dan sederet track record pemerintah yang sangat mencerminkan kerakusan!!
Pemerintah harusnya duduk sama rata berdiri sama tinggi dengan rakyat karena gaji mereka dibayarkan rakyat lewat pajak! pajak untuk dikembalikan pada kesejahteraan rakyat bukan dinikmati segelintir orang. jika itu yang terjadi terus menerus maka tunggu waktu kehancurannya negri ini.
KETEGASAN
Sifat utama dalam menjadi pemimpin adalah tegas dalam melaksanakan tugas tugas yang telah diembankan kepadanya, tegas untuk menolak segala bentuk KORUPSI apapun bentuknya, tegas dalam melaksanakan program kerja yang telah dicanangkannya sendiri, dan tegas pada DIRI SENDIRI untuk mengabdi pada Rakyat karena sejatinya PEMIMPIN ADALAH PELAYAN RAKYAT!
BANTAI KORUPTOR
kalau perlu pasangannya yang membiarkan atau menyuruh pasangannya berbuat Korup bahkan menikmati hsil korupsi, berbuatlah seperti China yang telah bangkit dari keterpurukan yang disebabkan korupsi dan menjadi salah satu kekuatan di Dunia bahkan china diramalkan akan menghancurkan Amerika sampai akar akarnya..PEMIMPIN china bahkan menyediakan peti mati untuk dirinya jika terbukti melakukan korupsi dan dunia terbelalalk melihat kemajuan yang telah dicapai china saat ini, beranikah pemimpin Indonesia untuk melakukan itu??
Jumat, 17 Februari 2012
Dialog seorang guru dan muridnya
murid : guru kenapa bangsa barat saat ini sangat maju?
Guru : Karena mereka belajar dari timur dan mereka sudah muak dengan kebodohan dan kekuasaan gereja.
Murid : lho apa hubungannya dengan gereja?
Guru : sebab gereja mengekang kebebasan berpendapat karena kekuasaan mereka meliputi masalah sosial dan pribadi masyarakat.
murid : apakah itu membuat masyarakatnya tidak percaya lagi dengan agama dan doktrinnya?
Guru : ya bisa jadi sebaba saat ini mereka sudah memisahkan antara agama dan kehidupan sehari hari
Murid : apakah hal yang demikian baik atau buruk?
Guru : sebenarnya agama adalah dasar dari kehidupan sehari-hari, hanya saja kadang akibat keserakahan pemuka agama yang mementingkan kepentingan pribadi maka agama seakan akan mengekang kehidupan pemeluknya.
Murid : lalu mengapa timur yang identik dengan islam seakan akan tidak berdaya menghadapi kemajuan barat,
Guru : sebenarnya mudah saja, anggaplah islam itu seperti yang dialami bangsa barat dulu. jadi mereka seharusnya mau belajar, padahal dalam islam menuntut ilmu tidak pernah dilarang bahkan diwajibkan, islam bahkan menjadi pusat pembelajaran pada saat barat sedang dalam kegelapan. para ilmuwan banyak dilahirkan di daratan asia barat dan timur. seharusnya umat islam sekarang memiliki ghirah atau semangat yang lebih untuk kembali merebut supremasi dunia keilmuan karena dulu kemajuan adalah milik umat islam dan timur hanya saja mereka saat ini sudah terlena dengan kehidupan yang ditawarkan oleh bangsa barat yang sebenarnya itu adalah alat untuk teetap mempertahankan barat atas bangsa timur.
Murid : apa saja yang mereka tawarkan pada bangsa timur..
Guru : target mereka adalah generasi muda yang lemah akan pengetahuan sejarah dan masa lalu, dan tentu saja pengetahuan mereka tentang budaya timur dan tenhtu saja agama yang mereka peluk. barat lalu membidik generasi ini dengan 3M : Musik, Movie dan Mode. sehingga mereka lupa dengan hal hal besar yang mereka akan hadapi dimasa yang akan datang...
Murid : tapi 3 hal itu tidak dilarang kan dalam islam?
Guru : tentu saja islam tidak pernah melarang umatnya untuk menikmati 3 hal tersebut karena sifat kreatifitas Allah jualah yang melahirkannya, yang dilarang adalah kita tidak boleh disibukkan oleh hal hal tersebut, musik cukup dinikmati dengan didengarkan tidak usahlah membahas sedetil detilnya tentang berbagai hal tentang musik, Movie tentu saja juga untuk dinikmati diambil hikmahnya, sedangkan mode adalah bagian dari anjuran menutup aurat, tidak ada yang salah dari ketiganya, bahkan 3 hal tersebut bisa menjadi ladang dakwah, yang tidak boleh adalah terallu berlebihan, bukankah berlebihan itu lah yang dilarang oleh tuhan??
Murid : harusnya apa yang dilakukan generasi muda?
Guru : mereka harus sadar bahwa kehidupan masyarakat dan bangsanya ada ditangan mereka begitu pula dengan masa depan pribadi mereka sendiri, sehingga ketika mereka melakukan sesuatu dapat memahami bahwa yang mereka lakukan itu bermanfaaet atau tidak untuk oeang lain, dan ketika mereka belajar mereka benar benar paham apa yang mereka pelajari dan untuk apa mereka belajar hal itu.
Guru : Karena mereka belajar dari timur dan mereka sudah muak dengan kebodohan dan kekuasaan gereja.
Murid : lho apa hubungannya dengan gereja?
Guru : sebab gereja mengekang kebebasan berpendapat karena kekuasaan mereka meliputi masalah sosial dan pribadi masyarakat.
murid : apakah itu membuat masyarakatnya tidak percaya lagi dengan agama dan doktrinnya?
Guru : ya bisa jadi sebaba saat ini mereka sudah memisahkan antara agama dan kehidupan sehari hari
Murid : apakah hal yang demikian baik atau buruk?
Guru : sebenarnya agama adalah dasar dari kehidupan sehari-hari, hanya saja kadang akibat keserakahan pemuka agama yang mementingkan kepentingan pribadi maka agama seakan akan mengekang kehidupan pemeluknya.
Murid : lalu mengapa timur yang identik dengan islam seakan akan tidak berdaya menghadapi kemajuan barat,
Guru : sebenarnya mudah saja, anggaplah islam itu seperti yang dialami bangsa barat dulu. jadi mereka seharusnya mau belajar, padahal dalam islam menuntut ilmu tidak pernah dilarang bahkan diwajibkan, islam bahkan menjadi pusat pembelajaran pada saat barat sedang dalam kegelapan. para ilmuwan banyak dilahirkan di daratan asia barat dan timur. seharusnya umat islam sekarang memiliki ghirah atau semangat yang lebih untuk kembali merebut supremasi dunia keilmuan karena dulu kemajuan adalah milik umat islam dan timur hanya saja mereka saat ini sudah terlena dengan kehidupan yang ditawarkan oleh bangsa barat yang sebenarnya itu adalah alat untuk teetap mempertahankan barat atas bangsa timur.
Murid : apa saja yang mereka tawarkan pada bangsa timur..
Guru : target mereka adalah generasi muda yang lemah akan pengetahuan sejarah dan masa lalu, dan tentu saja pengetahuan mereka tentang budaya timur dan tenhtu saja agama yang mereka peluk. barat lalu membidik generasi ini dengan 3M : Musik, Movie dan Mode. sehingga mereka lupa dengan hal hal besar yang mereka akan hadapi dimasa yang akan datang...
Murid : tapi 3 hal itu tidak dilarang kan dalam islam?
Guru : tentu saja islam tidak pernah melarang umatnya untuk menikmati 3 hal tersebut karena sifat kreatifitas Allah jualah yang melahirkannya, yang dilarang adalah kita tidak boleh disibukkan oleh hal hal tersebut, musik cukup dinikmati dengan didengarkan tidak usahlah membahas sedetil detilnya tentang berbagai hal tentang musik, Movie tentu saja juga untuk dinikmati diambil hikmahnya, sedangkan mode adalah bagian dari anjuran menutup aurat, tidak ada yang salah dari ketiganya, bahkan 3 hal tersebut bisa menjadi ladang dakwah, yang tidak boleh adalah terallu berlebihan, bukankah berlebihan itu lah yang dilarang oleh tuhan??
Murid : harusnya apa yang dilakukan generasi muda?
Guru : mereka harus sadar bahwa kehidupan masyarakat dan bangsanya ada ditangan mereka begitu pula dengan masa depan pribadi mereka sendiri, sehingga ketika mereka melakukan sesuatu dapat memahami bahwa yang mereka lakukan itu bermanfaaet atau tidak untuk oeang lain, dan ketika mereka belajar mereka benar benar paham apa yang mereka pelajari dan untuk apa mereka belajar hal itu.
Jumat, 06 Januari 2012
Promosi Untuk jadi Guide
Temans....
kalo temans mau jalan jalan di kota jakarta, en butuh guide atau teman perjalanan untuk mengelilingi kota metropolitan ini hubungi saya ya silahkan komen di postingan ini atau kontak saya di Facebook @Denny priyanto. bisa telpon ke 021 8400742 (kantor). Saya juga menyediakan transport berbagai jenis mobil, mini bus, Bus reguler.
Ada paket khusus kalo teman City tour dengan rombongan jadi silahkan hubungi saya.
oia saya juga jual Paket tour Domestik ke seluruh Indonesia, khusunya Bali dan jogja dengan harga menarik, penjualan tiket pesawat dll.
so jangan bingung kalo mau traveling ya..just call me.
kalo temans mau jalan jalan di kota jakarta, en butuh guide atau teman perjalanan untuk mengelilingi kota metropolitan ini hubungi saya ya silahkan komen di postingan ini atau kontak saya di Facebook @Denny priyanto. bisa telpon ke 021 8400742 (kantor). Saya juga menyediakan transport berbagai jenis mobil, mini bus, Bus reguler.
Ada paket khusus kalo teman City tour dengan rombongan jadi silahkan hubungi saya.
oia saya juga jual Paket tour Domestik ke seluruh Indonesia, khusunya Bali dan jogja dengan harga menarik, penjualan tiket pesawat dll.
so jangan bingung kalo mau traveling ya..just call me.
Selasa, 27 Desember 2011
catatan akhir tahun
selamat pagi temanz..
pagi ini adalah hari rabu terakhir di tahun 2011, ga terasa udah kita sudah di penghujung tahun, hari minggu ini kita akan mulai memakai kalender masehi terbaru, 2012.
tahun ini saya sudah mewujudkan impian impian kecil yang saya buat di tahun 2010,tapi banyak juga impian impian yang belum terwujud, disamping itu ada juga impian yang tidak pernah terbetik dihati terjadi...begitulah kehidupan, jadi hidup lebih berwarna dengan begitu bukan??
coba saya review impian impian saya ya, check it out :
ada 7 poin dalam hidup saya yang menjadi resolusi 2011 ini,
1. karir
- travel agent maju : alhamdulillah order untuk tour tahun pertama ini mulai berjalan permintaan ke bali, jogja bahkan batam-singapura masuk, untuk yang terakhir keuntungan bisa dibilang menggembirakan.
- Mengajar di Mahadhika : meski status saya sudah bukan GTY tapi kepala sekolah tetap mempercayakan mata pelajaran KKPI di tangan saya, meskipun untuk MELC belum sempat terlaksana karena kendala tekhnis
- Amway LC : untuk yang ini sama sekali tidak tercapai karena kesibukan di travel dan di sekolah, selain itu impian nya juga belum jelas, mudah mudahan tahun depan bisa terlaksana.
- Bisnis jual beli gadjet : lancar, alhamdulillah dari hasilnya bisa beli laptop baru bulan desember ini.
- bisnis pulsa : lancar, meski ada costumer ada yang belum bayar tapi omset bergerak dinamis.
2. Spiritual :
- Shalat wajib berjamaah dan tepat waktu : ini pencapaiannya hanya 50% karena belum disiplin untuk jamaah apalagi di mesjid, hufff rasanya ini penyebab rezeki saya seret harus ditingkatkan lebih baik lagi.
- Ibadah ramadhan sempurna : untuk tarawih sudah lebih baik, puasa alhamdulillah full 30 hari, hanya saja qiyamulail,dhuha,belum selancar puasa..
- Bayar zakat sendiri : alhamdulillah aku bisa...
3. Keluarga :
- komunikasi lancar : hum kayanya ini sangat sangat perlu di perbaiki tahun depan.
- Renovasi Rumah Menteng : masih terkendala dengan surat izin, dana dan lain lain jadi juga belum terlaksana.
- Melamar pujaan hati : alhamdulillah udah ngomong ke orang tuanya tinggal orang tua kami saling ketemu doakan ya temanz semoga lancarrr... :D
4. Kesehatan :
- Minum susu tiap hari : minum susunya sudah tapi lum bisa tiap hari tapi setidaknya kalo ada uang saya pasti beli susu, bulan september sampe beli sekantong penuh karena ada diskon gede gedean di ultra milk hehehe
- Olah raga 3 x seminggu : hadehhh... susah banget mau olah raga yaks, tapi alhamdulillah udah beberapa bulan latihan futsal saya usahakan datang seminggu sekali di sekolah.
- perbaiki sepeda : karena jarang dipake sepeda yang udah didandanin rusak lagi :(
- Kurangi makan camilan dan banyak makan buah : sudah terlaksana dengan baik tapi camilan ini bener bener minta dikurangin arrgghh....
- berat badan 65Kg : berat badan saya yang dec 2010 75Kg, Des 2011 malah jadi 75Kg...duh sama sekali gagal nih, anggaran makan nasi kayanya mesti di pangkas habis biar perut ga semakin maju.
5. Sosial :
- tidak ingkar janji : masih perlu perbaikan orang jadi melihat saya kurang integritas karena masih suka telat dan lupa kalao bikin janji, ada ide untuk ngilangin kebiasaan buruk ini temanz?
- tidak berlebihan dalam bersikap dan bertindak : udah mulai berkurang tapi kadang kadang becanda saya masih perlu di rem nih biar ga sakit hati kalo orang saya becandain.
- Tidak boros : boros sih enggak,,cuma bener kata pepatah semakin tinggi penghasilan semakin tinggi juga gaya hidup seseorang alhasil tabungan saya belum naik signifikan masih statis disitu situ aja.
- Lebih modis : alhamdulillah pola pikir saya untuk berpenampilan menarik tidak mengahajar isi dompet hehehe jadi masih bisa disiasati dengan cari barang murah tp berkualitas apalagi diskon gede gedean akhir tahun ini....bisa jahit celana baru nih... :P
- buat planning hidup : sepertinya prioritas hidup saya tahun ini masih labil jadi seharusnya bisa direncanakan lagi dengan lebih baik tahun ini.
6. Keuangan :
- penghasilan $400 : hampir aja terlaksana tapi perlu kerja keras dan kerja cerdas lagi tahun 2012 agar impian ini terwujud.
- Asuransi jamsostek : terlaksana dengan baik maunya sih ikutan prudensial apa daya penghasilan belum mendukung rencana ini.
- Save deposit : belum ada uang berputar di bisnis bisnis saya belum mendukung hal ini.
7. Gadjet :
- hanya harddisk external dan Pulsar 180 yang tercapai, untuk handicam belum karena uangnya terpakai untuk beli laptop dan kamdig sony cybershoot. mudah mudahan ada tambahan gadjet gadjet baru di 2012 ini hehehe....
so demikianlah resolusi 2011 yang bisa saya evaluasi, jadi sebelum masuk tahun baru saya sudah tau resulusi 2012 apa yang meski saya buat.
Terimaksih ya Allah sudah mewujudkan impian impian ku....terimakasih kawan kawan yang udah mendukung saya satu tahun ini, terimakasih semuanya....
lalu apakah temanz udah mengevaluasi diri temanz??share kesini donk.... CU
-
pagi ini adalah hari rabu terakhir di tahun 2011, ga terasa udah kita sudah di penghujung tahun, hari minggu ini kita akan mulai memakai kalender masehi terbaru, 2012.
tahun ini saya sudah mewujudkan impian impian kecil yang saya buat di tahun 2010,tapi banyak juga impian impian yang belum terwujud, disamping itu ada juga impian yang tidak pernah terbetik dihati terjadi...begitulah kehidupan, jadi hidup lebih berwarna dengan begitu bukan??
coba saya review impian impian saya ya, check it out :
ada 7 poin dalam hidup saya yang menjadi resolusi 2011 ini,
1. karir
- travel agent maju : alhamdulillah order untuk tour tahun pertama ini mulai berjalan permintaan ke bali, jogja bahkan batam-singapura masuk, untuk yang terakhir keuntungan bisa dibilang menggembirakan.
- Mengajar di Mahadhika : meski status saya sudah bukan GTY tapi kepala sekolah tetap mempercayakan mata pelajaran KKPI di tangan saya, meskipun untuk MELC belum sempat terlaksana karena kendala tekhnis
- Amway LC : untuk yang ini sama sekali tidak tercapai karena kesibukan di travel dan di sekolah, selain itu impian nya juga belum jelas, mudah mudahan tahun depan bisa terlaksana.
- Bisnis jual beli gadjet : lancar, alhamdulillah dari hasilnya bisa beli laptop baru bulan desember ini.
- bisnis pulsa : lancar, meski ada costumer ada yang belum bayar tapi omset bergerak dinamis.
2. Spiritual :
- Shalat wajib berjamaah dan tepat waktu : ini pencapaiannya hanya 50% karena belum disiplin untuk jamaah apalagi di mesjid, hufff rasanya ini penyebab rezeki saya seret harus ditingkatkan lebih baik lagi.
- Ibadah ramadhan sempurna : untuk tarawih sudah lebih baik, puasa alhamdulillah full 30 hari, hanya saja qiyamulail,dhuha,belum selancar puasa..
- Bayar zakat sendiri : alhamdulillah aku bisa...
3. Keluarga :
- komunikasi lancar : hum kayanya ini sangat sangat perlu di perbaiki tahun depan.
- Renovasi Rumah Menteng : masih terkendala dengan surat izin, dana dan lain lain jadi juga belum terlaksana.
- Melamar pujaan hati : alhamdulillah udah ngomong ke orang tuanya tinggal orang tua kami saling ketemu doakan ya temanz semoga lancarrr... :D
4. Kesehatan :
- Minum susu tiap hari : minum susunya sudah tapi lum bisa tiap hari tapi setidaknya kalo ada uang saya pasti beli susu, bulan september sampe beli sekantong penuh karena ada diskon gede gedean di ultra milk hehehe
- Olah raga 3 x seminggu : hadehhh... susah banget mau olah raga yaks, tapi alhamdulillah udah beberapa bulan latihan futsal saya usahakan datang seminggu sekali di sekolah.
- perbaiki sepeda : karena jarang dipake sepeda yang udah didandanin rusak lagi :(
- Kurangi makan camilan dan banyak makan buah : sudah terlaksana dengan baik tapi camilan ini bener bener minta dikurangin arrgghh....
- berat badan 65Kg : berat badan saya yang dec 2010 75Kg, Des 2011 malah jadi 75Kg...duh sama sekali gagal nih, anggaran makan nasi kayanya mesti di pangkas habis biar perut ga semakin maju.
5. Sosial :
- tidak ingkar janji : masih perlu perbaikan orang jadi melihat saya kurang integritas karena masih suka telat dan lupa kalao bikin janji, ada ide untuk ngilangin kebiasaan buruk ini temanz?
- tidak berlebihan dalam bersikap dan bertindak : udah mulai berkurang tapi kadang kadang becanda saya masih perlu di rem nih biar ga sakit hati kalo orang saya becandain.
- Tidak boros : boros sih enggak,,cuma bener kata pepatah semakin tinggi penghasilan semakin tinggi juga gaya hidup seseorang alhasil tabungan saya belum naik signifikan masih statis disitu situ aja.
- Lebih modis : alhamdulillah pola pikir saya untuk berpenampilan menarik tidak mengahajar isi dompet hehehe jadi masih bisa disiasati dengan cari barang murah tp berkualitas apalagi diskon gede gedean akhir tahun ini....bisa jahit celana baru nih... :P
- buat planning hidup : sepertinya prioritas hidup saya tahun ini masih labil jadi seharusnya bisa direncanakan lagi dengan lebih baik tahun ini.
6. Keuangan :
- penghasilan $400 : hampir aja terlaksana tapi perlu kerja keras dan kerja cerdas lagi tahun 2012 agar impian ini terwujud.
- Asuransi jamsostek : terlaksana dengan baik maunya sih ikutan prudensial apa daya penghasilan belum mendukung rencana ini.
- Save deposit : belum ada uang berputar di bisnis bisnis saya belum mendukung hal ini.
7. Gadjet :
- hanya harddisk external dan Pulsar 180 yang tercapai, untuk handicam belum karena uangnya terpakai untuk beli laptop dan kamdig sony cybershoot. mudah mudahan ada tambahan gadjet gadjet baru di 2012 ini hehehe....
so demikianlah resolusi 2011 yang bisa saya evaluasi, jadi sebelum masuk tahun baru saya sudah tau resulusi 2012 apa yang meski saya buat.
Terimaksih ya Allah sudah mewujudkan impian impian ku....terimakasih kawan kawan yang udah mendukung saya satu tahun ini, terimakasih semuanya....
lalu apakah temanz udah mengevaluasi diri temanz??share kesini donk.... CU
-
Kamis, 01 Desember 2011
Tips Merawat blackberry
1. Bila pada saat pengaktifan handphone masih dalam kondisi LOCK(tampil dilayar MEP atau masukan kode -+10 ksli) dihaarapkan jangan pernah mencoba, bila ketentuan 10 kali secara sengaja dicoba maka dianggap garansi VOID
2. Jangan menggunakan batrai non original
3. Jangan melakukan pengisian batrai lebih dari 3 jam
4. Jangan melakukan pengisian batrai kemudian ditinggal tidur
5. Jangan sering melakukan pengisian batrai menggunakan charger mobile
6. Jangan lakukan pengisian batrai dengan charger non original
7. Jangan menggunakan aplikasi berlebihan
8. Lakukan pembersihan Cache pada browser
9. Lakukan cabut batrai (hard reset) dan soft reset
10. Lakukan pembersihan dengan menekan ‘alt’ L-G-L-G kemudian hapus event log
11. Aktifkan memori cleaner pada security option
12. Dalam pemakaian handphone diharapkan batrai jangan sampai habis total, jika habis total bias merusak handphone
2. Jangan menggunakan batrai non original
3. Jangan melakukan pengisian batrai lebih dari 3 jam
4. Jangan melakukan pengisian batrai kemudian ditinggal tidur
5. Jangan sering melakukan pengisian batrai menggunakan charger mobile
6. Jangan lakukan pengisian batrai dengan charger non original
7. Jangan menggunakan aplikasi berlebihan
8. Lakukan pembersihan Cache pada browser
9. Lakukan cabut batrai (hard reset) dan soft reset
10. Lakukan pembersihan dengan menekan ‘alt’ L-G-L-G kemudian hapus event log
11. Aktifkan memori cleaner pada security option
12. Dalam pemakaian handphone diharapkan batrai jangan sampai habis total, jika habis total bias merusak handphone
Jumat, 25 November 2011
seagames berakhir
Akhirnya setelah perjuangan yang cukup melelahkan akhirnya seagames 2011 berakhir juga...dengan Indonesia sebagai juara umum...alhamdulillah.untuk para atlet yang udah nyumbang emas dapet bonus 20jt, Perak 15jt, perunggu 10jt..selamat ya buat patriot bangsa....
Kamis, 03 November 2011
Steve Jobs biography
Synopsis
Steve Jobs was born February 24, 1955, to two University of Wisconsin graduate students who gave him up for adoption. Smart but directionless, Jobs experimented with different pursuits before starting Apple Computers with Stephen Wozniak in the Jobs' family garage. Apple's revolutionary products, which include the iPod, iPhone and iPad, are now seen as dictating the evolution of modern technology.
Quotes
I would trade all of my technology for an afternoon with Socrates.
Early Life
Steven Paul Jobs was born on February 24, 1955, to Joanne Simpson and Abdulfattah "John" Jandali, two University of Wisconsin graduate students who gave their unnamed son up for adoption. His father, Abdulfattah Jandali, was a Syrian political science professor and his mother, Joanne Simpson, worked as a speech therapist. Shortly after Steve was placed for adoption, his biological parents married and had another child, Mona Simpson. It was not until Jobs was 27 that he was able to uncover information on his biological parents.
As an infant, Steven was adopted by Clara and Paul Jobs and named Steven Paul Jobs. Clara worked as an accountant and Paul was a Coast Guard veteran and machinist. The family lived in Mountain View within California's Silicon Valley. As a boy, Jobs and his father would work on electronics in the family garage. Paul would show his son how to take apart and reconstruct electronics, a hobby which instilled confidence, tenacity, and mechanical prowess in young Jobs.
While Jobs has always been an intelligent and innovative thinker, his youth was riddled with frustrations over formal schooling. In elementary school he was a prankster whose fourth grade teacher needed to bribe him to study. Jobs tested so well, however, that administrators wanted to skip him ahead to high school—a proposal his parents declined.
After he did enroll in high school, Jobs spent his free time at Hewlett-Packard. It was there that he befriended computer club guru Steve Wozniak. Wozniak was a brilliant computer engineer, and the two developed great respect for one another.
Apple Computers
After high school, Jobs enrolled at Reed College in Portland, Oregon. Lacking direction, he dropped out of college after six months and spent the next 18 months dropping in on creative classes. Jobs later recounted how one course in calligraphy developed his love of typography.
In 1974, Jobs took a position as a video game designer with Atari. Several months later he left Atari to find spiritual enlightenment in India, traveling the continent and experimenting with psychedelic drugs. In 1976, when Jobs was just 21, he and Wozniak started Apple Computers. The duo started in the Jobs family garage, and funded their entrepreneurial venture after Jobs sold his Volkswagen bus and Wozniak sold his beloved scientific calculator.
Jobs and Wozniak are credited with revolutionizing the computer industry by democratizing the technology and making the machines smaller, cheaper, intuitive, and accessible to everyday consumers. The two conceived a series of user-friendly personal computers that they initially marketed for $666.66 each. Their first model, the Apple I, earned them $774,000. Three years after the release of their second model, the Apple II, sales increased 700 percent to $139 million dollars. In 1980, Apple Computer became a publically traded company with a market value of $1.2 billion on the very first day of trading. Jobs looked to marketing expert John Scully of Pepsi-Cola to help fill the role of Apple's President.
Departure from Apple
However, the next several products from Apple suffered significant design flaws resulting in recalls and consumer disappointment. IBM suddenly surpassed Apple sales, and Apple had to compete with an IBM/PC dominated business world. In 1984 Apple released the Macintosh, marketing the computer as a piece of a counter culture lifestyle: romantic, youthful, creative. But despite positive sales and performance superior to IBM's PCs, the Macintosh was still not IBM compatible. Scully believed Jobs was hurting Apple, and executives began to phase him out.
In 1985, Jobs resigned as Apple's CEO to begin a new hardware and software company called NeXT, Inc. The following year Jobs purchased an animation company from George Lucas, which later became Pixar Animation Studios. Believing in Pixar's potential, Jobs initially invested $50 million of his own money into the company. Pixar Studios went on to produce wildly popular animation films such as Toy Story, Finding Nemo and The Incredibles. Pixar's films have netted $4 billion. The studio merged with Walt Disney in 2006, making Steve Jobs Disney's largest shareholder.
Reinventing Apple
Despite Pixar's success, NeXT, Inc. floundered in its attempts to sell its specialized operating system to mainstream America. Apple eventually bought the company in 1997 for $429 million. That same year, Jobs returned to his post as Apple's CEO.
Much like Steve Jobs instigated Apple's success in the 1970s, he is credited with revitalizing the company in the 1990s. With a new management team, altered stock options, and a self-imposed annual salary of $1 a year, Jobs put Apple back on track. His ingenious products such as the iMac, effective branding campaigns, and stylish designs caught the attention of consumers once again.
Pancreatic Cancer
In 2003, Jobs discovered he had a neuroendocrine tumor, a rare but operable form of pancreatic cancer. Instead of immediately opting for surgery, Jobs chose to alter his pescovegetarian diet while weighing Eastern treatment options. For nine months Jobs postponed surgery, making Apple's board of directors nervous. Executives feared that shareholders would pull their stocks if word got out that their CEO was ill. But in the end, Job's confidentiality took precedence over shareholder disclosure. In 2004, he had a successful surgery to remove the pancreatic tumor. True to form, in subsequent years Jobs disclosed little about his health.
Recent Innovations
Apple introduced such revolutionary products as the Macbook Air, iPod, and iPhone, all of which have dictated the evolution of modern technology. Almost immediately after Apple releases a new product, competitors scramble to produce comparable technologies. In 2007, Apple's quarterly reports were the company's most impressive statistics to date. Stocks were worth a record-breaking $199.99 a share, and the company boasted a staggering $1.58 billion dollar profit, an $18 billion dollar surplus in the bank, and zero debt.
In 2008, iTunes became the second biggest music retailer in America-second only to Wal-Mart. Half of Apple's current revenue comes from iTunes and iPod sales, with 200 million iPods sold and six billion songs downloaded. For these reasons, Apple has been rated No. 1 in America's Most Admired Companies, and No. 1 amongst Fortune 500 companies for returns to shareholders.
Personal Life
Early in 2009, reports circulated about Jobs' weight loss, some predicting his health issues had returned, which included a liver transplant. Jobs had responded to these concerns by stating he was dealing with a hormone imbalance. After nearly a year out of the spotlight, Steve Jobs delivered a keynote address at an invite-only Apple event September 9, 2009.
In respect to his personal life, Steve Jobs remained a private man who rarely discloses information about his family. What is known is Jobs fathered a daughter with girlfriend Chrisann Brennan when he was 23. Jobs denied paternity of his daughter Lisa in court documents, claiming he was sterile. Jobs did not initiate a relationship with his daughter until she was 7 but, when she was a teenager, she came to live with her father. In the early 1990s, Jobs met Laurene Powell at Stanford business school, where Powell was an MBA student. They married on March 18, 1991, and lived together in Palo Alto, California, with their three children.
Final Years
On October 5, 2011, Apple Inc. announced that co-founder Steve Jobs had died. He was 56 years old at the time of his death.
© 2011 A&E Television Networks. All rights reserved.
Steve Jobs was born February 24, 1955, to two University of Wisconsin graduate students who gave him up for adoption. Smart but directionless, Jobs experimented with different pursuits before starting Apple Computers with Stephen Wozniak in the Jobs' family garage. Apple's revolutionary products, which include the iPod, iPhone and iPad, are now seen as dictating the evolution of modern technology.
Quotes
I would trade all of my technology for an afternoon with Socrates.
Early Life
Steven Paul Jobs was born on February 24, 1955, to Joanne Simpson and Abdulfattah "John" Jandali, two University of Wisconsin graduate students who gave their unnamed son up for adoption. His father, Abdulfattah Jandali, was a Syrian political science professor and his mother, Joanne Simpson, worked as a speech therapist. Shortly after Steve was placed for adoption, his biological parents married and had another child, Mona Simpson. It was not until Jobs was 27 that he was able to uncover information on his biological parents.
As an infant, Steven was adopted by Clara and Paul Jobs and named Steven Paul Jobs. Clara worked as an accountant and Paul was a Coast Guard veteran and machinist. The family lived in Mountain View within California's Silicon Valley. As a boy, Jobs and his father would work on electronics in the family garage. Paul would show his son how to take apart and reconstruct electronics, a hobby which instilled confidence, tenacity, and mechanical prowess in young Jobs.
While Jobs has always been an intelligent and innovative thinker, his youth was riddled with frustrations over formal schooling. In elementary school he was a prankster whose fourth grade teacher needed to bribe him to study. Jobs tested so well, however, that administrators wanted to skip him ahead to high school—a proposal his parents declined.
After he did enroll in high school, Jobs spent his free time at Hewlett-Packard. It was there that he befriended computer club guru Steve Wozniak. Wozniak was a brilliant computer engineer, and the two developed great respect for one another.
Apple Computers
After high school, Jobs enrolled at Reed College in Portland, Oregon. Lacking direction, he dropped out of college after six months and spent the next 18 months dropping in on creative classes. Jobs later recounted how one course in calligraphy developed his love of typography.
In 1974, Jobs took a position as a video game designer with Atari. Several months later he left Atari to find spiritual enlightenment in India, traveling the continent and experimenting with psychedelic drugs. In 1976, when Jobs was just 21, he and Wozniak started Apple Computers. The duo started in the Jobs family garage, and funded their entrepreneurial venture after Jobs sold his Volkswagen bus and Wozniak sold his beloved scientific calculator.
Jobs and Wozniak are credited with revolutionizing the computer industry by democratizing the technology and making the machines smaller, cheaper, intuitive, and accessible to everyday consumers. The two conceived a series of user-friendly personal computers that they initially marketed for $666.66 each. Their first model, the Apple I, earned them $774,000. Three years after the release of their second model, the Apple II, sales increased 700 percent to $139 million dollars. In 1980, Apple Computer became a publically traded company with a market value of $1.2 billion on the very first day of trading. Jobs looked to marketing expert John Scully of Pepsi-Cola to help fill the role of Apple's President.
Departure from Apple
However, the next several products from Apple suffered significant design flaws resulting in recalls and consumer disappointment. IBM suddenly surpassed Apple sales, and Apple had to compete with an IBM/PC dominated business world. In 1984 Apple released the Macintosh, marketing the computer as a piece of a counter culture lifestyle: romantic, youthful, creative. But despite positive sales and performance superior to IBM's PCs, the Macintosh was still not IBM compatible. Scully believed Jobs was hurting Apple, and executives began to phase him out.
In 1985, Jobs resigned as Apple's CEO to begin a new hardware and software company called NeXT, Inc. The following year Jobs purchased an animation company from George Lucas, which later became Pixar Animation Studios. Believing in Pixar's potential, Jobs initially invested $50 million of his own money into the company. Pixar Studios went on to produce wildly popular animation films such as Toy Story, Finding Nemo and The Incredibles. Pixar's films have netted $4 billion. The studio merged with Walt Disney in 2006, making Steve Jobs Disney's largest shareholder.
Reinventing Apple
Despite Pixar's success, NeXT, Inc. floundered in its attempts to sell its specialized operating system to mainstream America. Apple eventually bought the company in 1997 for $429 million. That same year, Jobs returned to his post as Apple's CEO.
Much like Steve Jobs instigated Apple's success in the 1970s, he is credited with revitalizing the company in the 1990s. With a new management team, altered stock options, and a self-imposed annual salary of $1 a year, Jobs put Apple back on track. His ingenious products such as the iMac, effective branding campaigns, and stylish designs caught the attention of consumers once again.
Pancreatic Cancer
In 2003, Jobs discovered he had a neuroendocrine tumor, a rare but operable form of pancreatic cancer. Instead of immediately opting for surgery, Jobs chose to alter his pescovegetarian diet while weighing Eastern treatment options. For nine months Jobs postponed surgery, making Apple's board of directors nervous. Executives feared that shareholders would pull their stocks if word got out that their CEO was ill. But in the end, Job's confidentiality took precedence over shareholder disclosure. In 2004, he had a successful surgery to remove the pancreatic tumor. True to form, in subsequent years Jobs disclosed little about his health.
Recent Innovations
Apple introduced such revolutionary products as the Macbook Air, iPod, and iPhone, all of which have dictated the evolution of modern technology. Almost immediately after Apple releases a new product, competitors scramble to produce comparable technologies. In 2007, Apple's quarterly reports were the company's most impressive statistics to date. Stocks were worth a record-breaking $199.99 a share, and the company boasted a staggering $1.58 billion dollar profit, an $18 billion dollar surplus in the bank, and zero debt.
In 2008, iTunes became the second biggest music retailer in America-second only to Wal-Mart. Half of Apple's current revenue comes from iTunes and iPod sales, with 200 million iPods sold and six billion songs downloaded. For these reasons, Apple has been rated No. 1 in America's Most Admired Companies, and No. 1 amongst Fortune 500 companies for returns to shareholders.
Personal Life
Early in 2009, reports circulated about Jobs' weight loss, some predicting his health issues had returned, which included a liver transplant. Jobs had responded to these concerns by stating he was dealing with a hormone imbalance. After nearly a year out of the spotlight, Steve Jobs delivered a keynote address at an invite-only Apple event September 9, 2009.
In respect to his personal life, Steve Jobs remained a private man who rarely discloses information about his family. What is known is Jobs fathered a daughter with girlfriend Chrisann Brennan when he was 23. Jobs denied paternity of his daughter Lisa in court documents, claiming he was sterile. Jobs did not initiate a relationship with his daughter until she was 7 but, when she was a teenager, she came to live with her father. In the early 1990s, Jobs met Laurene Powell at Stanford business school, where Powell was an MBA student. They married on March 18, 1991, and lived together in Palo Alto, California, with their three children.
Final Years
On October 5, 2011, Apple Inc. announced that co-founder Steve Jobs had died. He was 56 years old at the time of his death.
© 2011 A&E Television Networks. All rights reserved.
Langganan:
Postingan (Atom)