selamat pagi temanz..
pagi ini adalah hari rabu terakhir di tahun 2011, ga terasa udah kita sudah di penghujung tahun, hari minggu ini kita akan mulai memakai kalender masehi terbaru, 2012.
tahun ini saya sudah mewujudkan impian impian kecil yang saya buat di tahun 2010,tapi banyak juga impian impian yang belum terwujud, disamping itu ada juga impian yang tidak pernah terbetik dihati terjadi...begitulah kehidupan, jadi hidup lebih berwarna dengan begitu bukan??
coba saya review impian impian saya ya, check it out :
ada 7 poin dalam hidup saya yang menjadi resolusi 2011 ini,
1. karir
- travel agent maju : alhamdulillah order untuk tour tahun pertama ini mulai berjalan permintaan ke bali, jogja bahkan batam-singapura masuk, untuk yang terakhir keuntungan bisa dibilang menggembirakan.
- Mengajar di Mahadhika : meski status saya sudah bukan GTY tapi kepala sekolah tetap mempercayakan mata pelajaran KKPI di tangan saya, meskipun untuk MELC belum sempat terlaksana karena kendala tekhnis
- Amway LC : untuk yang ini sama sekali tidak tercapai karena kesibukan di travel dan di sekolah, selain itu impian nya juga belum jelas, mudah mudahan tahun depan bisa terlaksana.
- Bisnis jual beli gadjet : lancar, alhamdulillah dari hasilnya bisa beli laptop baru bulan desember ini.
- bisnis pulsa : lancar, meski ada costumer ada yang belum bayar tapi omset bergerak dinamis.
2. Spiritual :
- Shalat wajib berjamaah dan tepat waktu : ini pencapaiannya hanya 50% karena belum disiplin untuk jamaah apalagi di mesjid, hufff rasanya ini penyebab rezeki saya seret harus ditingkatkan lebih baik lagi.
- Ibadah ramadhan sempurna : untuk tarawih sudah lebih baik, puasa alhamdulillah full 30 hari, hanya saja qiyamulail,dhuha,belum selancar puasa..
- Bayar zakat sendiri : alhamdulillah aku bisa...
3. Keluarga :
- komunikasi lancar : hum kayanya ini sangat sangat perlu di perbaiki tahun depan.
- Renovasi Rumah Menteng : masih terkendala dengan surat izin, dana dan lain lain jadi juga belum terlaksana.
- Melamar pujaan hati : alhamdulillah udah ngomong ke orang tuanya tinggal orang tua kami saling ketemu doakan ya temanz semoga lancarrr... :D
4. Kesehatan :
- Minum susu tiap hari : minum susunya sudah tapi lum bisa tiap hari tapi setidaknya kalo ada uang saya pasti beli susu, bulan september sampe beli sekantong penuh karena ada diskon gede gedean di ultra milk hehehe
- Olah raga 3 x seminggu : hadehhh... susah banget mau olah raga yaks, tapi alhamdulillah udah beberapa bulan latihan futsal saya usahakan datang seminggu sekali di sekolah.
- perbaiki sepeda : karena jarang dipake sepeda yang udah didandanin rusak lagi :(
- Kurangi makan camilan dan banyak makan buah : sudah terlaksana dengan baik tapi camilan ini bener bener minta dikurangin arrgghh....
- berat badan 65Kg : berat badan saya yang dec 2010 75Kg, Des 2011 malah jadi 75Kg...duh sama sekali gagal nih, anggaran makan nasi kayanya mesti di pangkas habis biar perut ga semakin maju.
5. Sosial :
- tidak ingkar janji : masih perlu perbaikan orang jadi melihat saya kurang integritas karena masih suka telat dan lupa kalao bikin janji, ada ide untuk ngilangin kebiasaan buruk ini temanz?
- tidak berlebihan dalam bersikap dan bertindak : udah mulai berkurang tapi kadang kadang becanda saya masih perlu di rem nih biar ga sakit hati kalo orang saya becandain.
- Tidak boros : boros sih enggak,,cuma bener kata pepatah semakin tinggi penghasilan semakin tinggi juga gaya hidup seseorang alhasil tabungan saya belum naik signifikan masih statis disitu situ aja.
- Lebih modis : alhamdulillah pola pikir saya untuk berpenampilan menarik tidak mengahajar isi dompet hehehe jadi masih bisa disiasati dengan cari barang murah tp berkualitas apalagi diskon gede gedean akhir tahun ini....bisa jahit celana baru nih... :P
- buat planning hidup : sepertinya prioritas hidup saya tahun ini masih labil jadi seharusnya bisa direncanakan lagi dengan lebih baik tahun ini.
6. Keuangan :
- penghasilan $400 : hampir aja terlaksana tapi perlu kerja keras dan kerja cerdas lagi tahun 2012 agar impian ini terwujud.
- Asuransi jamsostek : terlaksana dengan baik maunya sih ikutan prudensial apa daya penghasilan belum mendukung rencana ini.
- Save deposit : belum ada uang berputar di bisnis bisnis saya belum mendukung hal ini.
7. Gadjet :
- hanya harddisk external dan Pulsar 180 yang tercapai, untuk handicam belum karena uangnya terpakai untuk beli laptop dan kamdig sony cybershoot. mudah mudahan ada tambahan gadjet gadjet baru di 2012 ini hehehe....
so demikianlah resolusi 2011 yang bisa saya evaluasi, jadi sebelum masuk tahun baru saya sudah tau resulusi 2012 apa yang meski saya buat.
Terimaksih ya Allah sudah mewujudkan impian impian ku....terimakasih kawan kawan yang udah mendukung saya satu tahun ini, terimakasih semuanya....
lalu apakah temanz udah mengevaluasi diri temanz??share kesini donk.... CU
-
Selasa, 27 Desember 2011
Kamis, 01 Desember 2011
Tips Merawat blackberry
1. Bila pada saat pengaktifan handphone masih dalam kondisi LOCK(tampil dilayar MEP atau masukan kode -+10 ksli) dihaarapkan jangan pernah mencoba, bila ketentuan 10 kali secara sengaja dicoba maka dianggap garansi VOID
2. Jangan menggunakan batrai non original
3. Jangan melakukan pengisian batrai lebih dari 3 jam
4. Jangan melakukan pengisian batrai kemudian ditinggal tidur
5. Jangan sering melakukan pengisian batrai menggunakan charger mobile
6. Jangan lakukan pengisian batrai dengan charger non original
7. Jangan menggunakan aplikasi berlebihan
8. Lakukan pembersihan Cache pada browser
9. Lakukan cabut batrai (hard reset) dan soft reset
10. Lakukan pembersihan dengan menekan ‘alt’ L-G-L-G kemudian hapus event log
11. Aktifkan memori cleaner pada security option
12. Dalam pemakaian handphone diharapkan batrai jangan sampai habis total, jika habis total bias merusak handphone
2. Jangan menggunakan batrai non original
3. Jangan melakukan pengisian batrai lebih dari 3 jam
4. Jangan melakukan pengisian batrai kemudian ditinggal tidur
5. Jangan sering melakukan pengisian batrai menggunakan charger mobile
6. Jangan lakukan pengisian batrai dengan charger non original
7. Jangan menggunakan aplikasi berlebihan
8. Lakukan pembersihan Cache pada browser
9. Lakukan cabut batrai (hard reset) dan soft reset
10. Lakukan pembersihan dengan menekan ‘alt’ L-G-L-G kemudian hapus event log
11. Aktifkan memori cleaner pada security option
12. Dalam pemakaian handphone diharapkan batrai jangan sampai habis total, jika habis total bias merusak handphone
Jumat, 25 November 2011
seagames berakhir
Akhirnya setelah perjuangan yang cukup melelahkan akhirnya seagames 2011 berakhir juga...dengan Indonesia sebagai juara umum...alhamdulillah.untuk para atlet yang udah nyumbang emas dapet bonus 20jt, Perak 15jt, perunggu 10jt..selamat ya buat patriot bangsa....
Kamis, 03 November 2011
Steve Jobs biography
Synopsis
Steve Jobs was born February 24, 1955, to two University of Wisconsin graduate students who gave him up for adoption. Smart but directionless, Jobs experimented with different pursuits before starting Apple Computers with Stephen Wozniak in the Jobs' family garage. Apple's revolutionary products, which include the iPod, iPhone and iPad, are now seen as dictating the evolution of modern technology.
Quotes
I would trade all of my technology for an afternoon with Socrates.
Early Life
Steven Paul Jobs was born on February 24, 1955, to Joanne Simpson and Abdulfattah "John" Jandali, two University of Wisconsin graduate students who gave their unnamed son up for adoption. His father, Abdulfattah Jandali, was a Syrian political science professor and his mother, Joanne Simpson, worked as a speech therapist. Shortly after Steve was placed for adoption, his biological parents married and had another child, Mona Simpson. It was not until Jobs was 27 that he was able to uncover information on his biological parents.
As an infant, Steven was adopted by Clara and Paul Jobs and named Steven Paul Jobs. Clara worked as an accountant and Paul was a Coast Guard veteran and machinist. The family lived in Mountain View within California's Silicon Valley. As a boy, Jobs and his father would work on electronics in the family garage. Paul would show his son how to take apart and reconstruct electronics, a hobby which instilled confidence, tenacity, and mechanical prowess in young Jobs.
While Jobs has always been an intelligent and innovative thinker, his youth was riddled with frustrations over formal schooling. In elementary school he was a prankster whose fourth grade teacher needed to bribe him to study. Jobs tested so well, however, that administrators wanted to skip him ahead to high school—a proposal his parents declined.
After he did enroll in high school, Jobs spent his free time at Hewlett-Packard. It was there that he befriended computer club guru Steve Wozniak. Wozniak was a brilliant computer engineer, and the two developed great respect for one another.
Apple Computers
After high school, Jobs enrolled at Reed College in Portland, Oregon. Lacking direction, he dropped out of college after six months and spent the next 18 months dropping in on creative classes. Jobs later recounted how one course in calligraphy developed his love of typography.
In 1974, Jobs took a position as a video game designer with Atari. Several months later he left Atari to find spiritual enlightenment in India, traveling the continent and experimenting with psychedelic drugs. In 1976, when Jobs was just 21, he and Wozniak started Apple Computers. The duo started in the Jobs family garage, and funded their entrepreneurial venture after Jobs sold his Volkswagen bus and Wozniak sold his beloved scientific calculator.
Jobs and Wozniak are credited with revolutionizing the computer industry by democratizing the technology and making the machines smaller, cheaper, intuitive, and accessible to everyday consumers. The two conceived a series of user-friendly personal computers that they initially marketed for $666.66 each. Their first model, the Apple I, earned them $774,000. Three years after the release of their second model, the Apple II, sales increased 700 percent to $139 million dollars. In 1980, Apple Computer became a publically traded company with a market value of $1.2 billion on the very first day of trading. Jobs looked to marketing expert John Scully of Pepsi-Cola to help fill the role of Apple's President.
Departure from Apple
However, the next several products from Apple suffered significant design flaws resulting in recalls and consumer disappointment. IBM suddenly surpassed Apple sales, and Apple had to compete with an IBM/PC dominated business world. In 1984 Apple released the Macintosh, marketing the computer as a piece of a counter culture lifestyle: romantic, youthful, creative. But despite positive sales and performance superior to IBM's PCs, the Macintosh was still not IBM compatible. Scully believed Jobs was hurting Apple, and executives began to phase him out.
In 1985, Jobs resigned as Apple's CEO to begin a new hardware and software company called NeXT, Inc. The following year Jobs purchased an animation company from George Lucas, which later became Pixar Animation Studios. Believing in Pixar's potential, Jobs initially invested $50 million of his own money into the company. Pixar Studios went on to produce wildly popular animation films such as Toy Story, Finding Nemo and The Incredibles. Pixar's films have netted $4 billion. The studio merged with Walt Disney in 2006, making Steve Jobs Disney's largest shareholder.
Reinventing Apple
Despite Pixar's success, NeXT, Inc. floundered in its attempts to sell its specialized operating system to mainstream America. Apple eventually bought the company in 1997 for $429 million. That same year, Jobs returned to his post as Apple's CEO.
Much like Steve Jobs instigated Apple's success in the 1970s, he is credited with revitalizing the company in the 1990s. With a new management team, altered stock options, and a self-imposed annual salary of $1 a year, Jobs put Apple back on track. His ingenious products such as the iMac, effective branding campaigns, and stylish designs caught the attention of consumers once again.
Pancreatic Cancer
In 2003, Jobs discovered he had a neuroendocrine tumor, a rare but operable form of pancreatic cancer. Instead of immediately opting for surgery, Jobs chose to alter his pescovegetarian diet while weighing Eastern treatment options. For nine months Jobs postponed surgery, making Apple's board of directors nervous. Executives feared that shareholders would pull their stocks if word got out that their CEO was ill. But in the end, Job's confidentiality took precedence over shareholder disclosure. In 2004, he had a successful surgery to remove the pancreatic tumor. True to form, in subsequent years Jobs disclosed little about his health.
Recent Innovations
Apple introduced such revolutionary products as the Macbook Air, iPod, and iPhone, all of which have dictated the evolution of modern technology. Almost immediately after Apple releases a new product, competitors scramble to produce comparable technologies. In 2007, Apple's quarterly reports were the company's most impressive statistics to date. Stocks were worth a record-breaking $199.99 a share, and the company boasted a staggering $1.58 billion dollar profit, an $18 billion dollar surplus in the bank, and zero debt.
In 2008, iTunes became the second biggest music retailer in America-second only to Wal-Mart. Half of Apple's current revenue comes from iTunes and iPod sales, with 200 million iPods sold and six billion songs downloaded. For these reasons, Apple has been rated No. 1 in America's Most Admired Companies, and No. 1 amongst Fortune 500 companies for returns to shareholders.
Personal Life
Early in 2009, reports circulated about Jobs' weight loss, some predicting his health issues had returned, which included a liver transplant. Jobs had responded to these concerns by stating he was dealing with a hormone imbalance. After nearly a year out of the spotlight, Steve Jobs delivered a keynote address at an invite-only Apple event September 9, 2009.
In respect to his personal life, Steve Jobs remained a private man who rarely discloses information about his family. What is known is Jobs fathered a daughter with girlfriend Chrisann Brennan when he was 23. Jobs denied paternity of his daughter Lisa in court documents, claiming he was sterile. Jobs did not initiate a relationship with his daughter until she was 7 but, when she was a teenager, she came to live with her father. In the early 1990s, Jobs met Laurene Powell at Stanford business school, where Powell was an MBA student. They married on March 18, 1991, and lived together in Palo Alto, California, with their three children.
Final Years
On October 5, 2011, Apple Inc. announced that co-founder Steve Jobs had died. He was 56 years old at the time of his death.
© 2011 A&E Television Networks. All rights reserved.
Steve Jobs was born February 24, 1955, to two University of Wisconsin graduate students who gave him up for adoption. Smart but directionless, Jobs experimented with different pursuits before starting Apple Computers with Stephen Wozniak in the Jobs' family garage. Apple's revolutionary products, which include the iPod, iPhone and iPad, are now seen as dictating the evolution of modern technology.
Quotes
I would trade all of my technology for an afternoon with Socrates.
Early Life
Steven Paul Jobs was born on February 24, 1955, to Joanne Simpson and Abdulfattah "John" Jandali, two University of Wisconsin graduate students who gave their unnamed son up for adoption. His father, Abdulfattah Jandali, was a Syrian political science professor and his mother, Joanne Simpson, worked as a speech therapist. Shortly after Steve was placed for adoption, his biological parents married and had another child, Mona Simpson. It was not until Jobs was 27 that he was able to uncover information on his biological parents.
As an infant, Steven was adopted by Clara and Paul Jobs and named Steven Paul Jobs. Clara worked as an accountant and Paul was a Coast Guard veteran and machinist. The family lived in Mountain View within California's Silicon Valley. As a boy, Jobs and his father would work on electronics in the family garage. Paul would show his son how to take apart and reconstruct electronics, a hobby which instilled confidence, tenacity, and mechanical prowess in young Jobs.
While Jobs has always been an intelligent and innovative thinker, his youth was riddled with frustrations over formal schooling. In elementary school he was a prankster whose fourth grade teacher needed to bribe him to study. Jobs tested so well, however, that administrators wanted to skip him ahead to high school—a proposal his parents declined.
After he did enroll in high school, Jobs spent his free time at Hewlett-Packard. It was there that he befriended computer club guru Steve Wozniak. Wozniak was a brilliant computer engineer, and the two developed great respect for one another.
Apple Computers
After high school, Jobs enrolled at Reed College in Portland, Oregon. Lacking direction, he dropped out of college after six months and spent the next 18 months dropping in on creative classes. Jobs later recounted how one course in calligraphy developed his love of typography.
In 1974, Jobs took a position as a video game designer with Atari. Several months later he left Atari to find spiritual enlightenment in India, traveling the continent and experimenting with psychedelic drugs. In 1976, when Jobs was just 21, he and Wozniak started Apple Computers. The duo started in the Jobs family garage, and funded their entrepreneurial venture after Jobs sold his Volkswagen bus and Wozniak sold his beloved scientific calculator.
Jobs and Wozniak are credited with revolutionizing the computer industry by democratizing the technology and making the machines smaller, cheaper, intuitive, and accessible to everyday consumers. The two conceived a series of user-friendly personal computers that they initially marketed for $666.66 each. Their first model, the Apple I, earned them $774,000. Three years after the release of their second model, the Apple II, sales increased 700 percent to $139 million dollars. In 1980, Apple Computer became a publically traded company with a market value of $1.2 billion on the very first day of trading. Jobs looked to marketing expert John Scully of Pepsi-Cola to help fill the role of Apple's President.
Departure from Apple
However, the next several products from Apple suffered significant design flaws resulting in recalls and consumer disappointment. IBM suddenly surpassed Apple sales, and Apple had to compete with an IBM/PC dominated business world. In 1984 Apple released the Macintosh, marketing the computer as a piece of a counter culture lifestyle: romantic, youthful, creative. But despite positive sales and performance superior to IBM's PCs, the Macintosh was still not IBM compatible. Scully believed Jobs was hurting Apple, and executives began to phase him out.
In 1985, Jobs resigned as Apple's CEO to begin a new hardware and software company called NeXT, Inc. The following year Jobs purchased an animation company from George Lucas, which later became Pixar Animation Studios. Believing in Pixar's potential, Jobs initially invested $50 million of his own money into the company. Pixar Studios went on to produce wildly popular animation films such as Toy Story, Finding Nemo and The Incredibles. Pixar's films have netted $4 billion. The studio merged with Walt Disney in 2006, making Steve Jobs Disney's largest shareholder.
Reinventing Apple
Despite Pixar's success, NeXT, Inc. floundered in its attempts to sell its specialized operating system to mainstream America. Apple eventually bought the company in 1997 for $429 million. That same year, Jobs returned to his post as Apple's CEO.
Much like Steve Jobs instigated Apple's success in the 1970s, he is credited with revitalizing the company in the 1990s. With a new management team, altered stock options, and a self-imposed annual salary of $1 a year, Jobs put Apple back on track. His ingenious products such as the iMac, effective branding campaigns, and stylish designs caught the attention of consumers once again.
Pancreatic Cancer
In 2003, Jobs discovered he had a neuroendocrine tumor, a rare but operable form of pancreatic cancer. Instead of immediately opting for surgery, Jobs chose to alter his pescovegetarian diet while weighing Eastern treatment options. For nine months Jobs postponed surgery, making Apple's board of directors nervous. Executives feared that shareholders would pull their stocks if word got out that their CEO was ill. But in the end, Job's confidentiality took precedence over shareholder disclosure. In 2004, he had a successful surgery to remove the pancreatic tumor. True to form, in subsequent years Jobs disclosed little about his health.
Recent Innovations
Apple introduced such revolutionary products as the Macbook Air, iPod, and iPhone, all of which have dictated the evolution of modern technology. Almost immediately after Apple releases a new product, competitors scramble to produce comparable technologies. In 2007, Apple's quarterly reports were the company's most impressive statistics to date. Stocks were worth a record-breaking $199.99 a share, and the company boasted a staggering $1.58 billion dollar profit, an $18 billion dollar surplus in the bank, and zero debt.
In 2008, iTunes became the second biggest music retailer in America-second only to Wal-Mart. Half of Apple's current revenue comes from iTunes and iPod sales, with 200 million iPods sold and six billion songs downloaded. For these reasons, Apple has been rated No. 1 in America's Most Admired Companies, and No. 1 amongst Fortune 500 companies for returns to shareholders.
Personal Life
Early in 2009, reports circulated about Jobs' weight loss, some predicting his health issues had returned, which included a liver transplant. Jobs had responded to these concerns by stating he was dealing with a hormone imbalance. After nearly a year out of the spotlight, Steve Jobs delivered a keynote address at an invite-only Apple event September 9, 2009.
In respect to his personal life, Steve Jobs remained a private man who rarely discloses information about his family. What is known is Jobs fathered a daughter with girlfriend Chrisann Brennan when he was 23. Jobs denied paternity of his daughter Lisa in court documents, claiming he was sterile. Jobs did not initiate a relationship with his daughter until she was 7 but, when she was a teenager, she came to live with her father. In the early 1990s, Jobs met Laurene Powell at Stanford business school, where Powell was an MBA student. They married on March 18, 1991, and lived together in Palo Alto, California, with their three children.
Final Years
On October 5, 2011, Apple Inc. announced that co-founder Steve Jobs had died. He was 56 years old at the time of his death.
© 2011 A&E Television Networks. All rights reserved.
Minggu, 23 Oktober 2011
Nikon luncurkan D3100 : must have gadjet!!
Hari ini Nikon resmi meluncurkan produk baru bernama D3100 yang diposisikan untuk mengisi segmen entry level yang sebelumnya ditempati oleh D3000. Hadir dengan bodi yang persis sama seperti D3000, produk anyar ini justru mengejutkan dengan menawarkan fitur movie recording yang sebelumnya hanya ada di DSLR Nikon yang punya harga jual lebih tinggi. Tidak tanggung-tanggung, D3100 justru menjadi DSLR pertama Nikon yang sanggup merekam video dengan resolusi full High Definition atau 1920 x 1080 piksel, bahkan kamera sekelas D3S pun hanya menawarkan resolusi HD 1280 x 720 piksel saja. Hal ini tentu kabar baik bagi mereka yang menantikan era video recording berkualitas yang terjangkau. Hebatnya, fitur movie di D3100 ini sudah mendukung continuous AF sehingga tak perlu lagi mengatur ring manual fokus saat sedang merekam video.
Nikon D3100
Berikut spesifikasi lengkap dari Nikon D3100 :
sensor CMOS 14 MP (23.2 x 15.5 mm)
live View
Continuous AF pada video mode/live view
LCD 3 inci res 230k piksel (tidak bisa dilipat-putar/swivel)
ISO 100 – 12800
flash sync 1/200 detik
11 titik AF (multi CAM 1000)
Quiet Shutter Release Mode
usia shutter 100.000 kali pakai
420-pixel RGB 3D Color Matrix II metering sensor
HD Video 1920 x 1080p 24 fps dan 1280 x 720p 30 fps/24 fps
AVCHD video codec (H.264), HDMI out
EXPEED2 processor
pengguna bisa menyimpan picture profiles
video editing didalam kamera
burst 3 fps saja
Dari spesifikasi di atas nampak kalau D3100 ini merupakan perombakan besar-besaran dari D3000 seperti sensor CMOS 14 MP, ISO maksimal yang luar biasa tinggi di ISO 12800, full HD movie, live view dan prosesor EXPEED2. Bahkan dalam beberapa aspek D3100 ini bisa ‘mematikan’ penjualan kakaknya yaitu D5000. Melihat peningkatan yang pesat pada D3100 ini, ada dugaan Nikon akan menghentikan kelanjutan produk D5000 yang serba tanggung dalam hal fitur dan harga. Bisa jadi kedepannya Nikon hanya akan mengandalkan satu produk saja untuk mengisi segmen pemula (yaitu D3100 ini), sedangkan pada segmen semi-pro diprediksi Nikon juga akan melebur dua kelas yaitu D90 dan D300 (dirumorkan akan bernama D95). Kuat dugaan kebijakan ini diakibatkan oleh kondisi resesi ekonomi global yang memaksa produsen membuat segmentasi produk yang simpel dan jelas.
Bila dibanding dengan rival terbesar Nikon yaitu Canon, maka semestinya D3100 ini ditargetkan untuk bersaing dengan apapun yang akan dikeluarkan oleh Canon untuk menggantikan EOS 1000D (yang diprediksi akan bernama EOS 2000D). Rumor beredar mengatakan kalau EOS 2000D nanti akan memiliki fitur HD movie. Namun bila EOS 2000D batal muncul, setidaknya Nikon D3100 berani juga kalau diadu dengan EOS 500D, misalnya. Oya, Canon juga dirumorkan akan meluncurkan EOS 60D dengan layar LCD lipat, yang akan semakin menambah banyak pilihan untuk kita. Apapun reaksi Canon atas kehadiran D3100 ini, pastinya akan menarik untuk diikuti..
Nikon D3100
Berikut spesifikasi lengkap dari Nikon D3100 :
sensor CMOS 14 MP (23.2 x 15.5 mm)
live View
Continuous AF pada video mode/live view
LCD 3 inci res 230k piksel (tidak bisa dilipat-putar/swivel)
ISO 100 – 12800
flash sync 1/200 detik
11 titik AF (multi CAM 1000)
Quiet Shutter Release Mode
usia shutter 100.000 kali pakai
420-pixel RGB 3D Color Matrix II metering sensor
HD Video 1920 x 1080p 24 fps dan 1280 x 720p 30 fps/24 fps
AVCHD video codec (H.264), HDMI out
EXPEED2 processor
pengguna bisa menyimpan picture profiles
video editing didalam kamera
burst 3 fps saja
Dari spesifikasi di atas nampak kalau D3100 ini merupakan perombakan besar-besaran dari D3000 seperti sensor CMOS 14 MP, ISO maksimal yang luar biasa tinggi di ISO 12800, full HD movie, live view dan prosesor EXPEED2. Bahkan dalam beberapa aspek D3100 ini bisa ‘mematikan’ penjualan kakaknya yaitu D5000. Melihat peningkatan yang pesat pada D3100 ini, ada dugaan Nikon akan menghentikan kelanjutan produk D5000 yang serba tanggung dalam hal fitur dan harga. Bisa jadi kedepannya Nikon hanya akan mengandalkan satu produk saja untuk mengisi segmen pemula (yaitu D3100 ini), sedangkan pada segmen semi-pro diprediksi Nikon juga akan melebur dua kelas yaitu D90 dan D300 (dirumorkan akan bernama D95). Kuat dugaan kebijakan ini diakibatkan oleh kondisi resesi ekonomi global yang memaksa produsen membuat segmentasi produk yang simpel dan jelas.
Bila dibanding dengan rival terbesar Nikon yaitu Canon, maka semestinya D3100 ini ditargetkan untuk bersaing dengan apapun yang akan dikeluarkan oleh Canon untuk menggantikan EOS 1000D (yang diprediksi akan bernama EOS 2000D). Rumor beredar mengatakan kalau EOS 2000D nanti akan memiliki fitur HD movie. Namun bila EOS 2000D batal muncul, setidaknya Nikon D3100 berani juga kalau diadu dengan EOS 500D, misalnya. Oya, Canon juga dirumorkan akan meluncurkan EOS 60D dengan layar LCD lipat, yang akan semakin menambah banyak pilihan untuk kita. Apapun reaksi Canon atas kehadiran D3100 ini, pastinya akan menarik untuk diikuti..
Kamis, 20 Oktober 2011
Paket Tour Murah 3 hari 2 Malam di Bali
Informasi Paket Tour Murah 3 Hari + Hotel di bali , kami tawarkan buat anda yang punya waktu relatif pendek untuk liburan ke bali , tetapi tetap bisa menikmati keindahan obyek wisata di bali .
Paket Tour ini , sangat memudahkan para wisatawan untuk menghitung budget yang di butuhkan , karena dalam Paket Tour Murah 3 Hari + Hotel ini , terdapat beberapa pilihan hotel , dari hotel melati sampai hotel berbintang , sehingga anda bisa menghemat dengan tidak mengurangi keceriaan anda berlibur di bali . di Paket Tour murah ini , sudah termasuk penginapan / hotel yang nyaman , kendaraan , pemandu wisata yang ramah , sopir yang berpengalaman,menonton tari barong , mengunjungi obyek wisata seperti ubud , sukewati , kintamani , tampak siring , makan di restaurant, dan lain - lain . menjadikan liburan anda di bali menjadi lebih terkesan.
Harga mulai Rp. 1,2jt hubungi saya untuk informasi lebih lanjut……
Syarat dan ketentuan :
1. Harga paket dihitung perorang (dewasa), sudah termasuk menginap selama 2 malam di hotel sesuai pilihan (kamar standar berdua), sarapan setiap pagi, welcome drinks, 21 % tax & service charge, dan semua inclusion pada itinerary diatas
2. Tidak termasuk tiket pesawat , mohon booking sendiri atau booking dgn harga tambahan paket
3. Angka 2-3, 4-5, 6-8 dan seterusnya artinya jumlah orang.
4. PRIVATE TOUR ( tidak di gabung dengan tamu lainya )
5. Armada yang kami gunakan : APV , Kijang Kapsul , Mini Bus Dan Bus Tergantung persediaan dan Jumlah Pesertanya.
6. Kebijakan harga untuk anak-anak : - Batasan Umur anak ( 4 - 12 Tahun) - Batas Umur bayi / infant ( 0 - 3 Tahun ) - Sekamar dengan orang tua menggunakan extra bed = 75 % dari harga dewasa - Sekamar dengan orang tua tanpa extra bed = 50 % dari harga dewasa
7. Paket hanya berlaku untuk wisatawan domestik dan pemegang Kims atau Kitas, minimal 2 orang (dewasa)
8. Mohon jangan sungkan untuk menghubungi kami , jikalau anda tertarik untuk menginap di hotel lainya , kami akan atur kembali budgetnya sesuai dengan permintaan anda.
Paket Tour ini , sangat memudahkan para wisatawan untuk menghitung budget yang di butuhkan , karena dalam Paket Tour Murah 3 Hari + Hotel ini , terdapat beberapa pilihan hotel , dari hotel melati sampai hotel berbintang , sehingga anda bisa menghemat dengan tidak mengurangi keceriaan anda berlibur di bali . di Paket Tour murah ini , sudah termasuk penginapan / hotel yang nyaman , kendaraan , pemandu wisata yang ramah , sopir yang berpengalaman,menonton tari barong , mengunjungi obyek wisata seperti ubud , sukewati , kintamani , tampak siring , makan di restaurant, dan lain - lain . menjadikan liburan anda di bali menjadi lebih terkesan.
Harga mulai Rp. 1,2jt hubungi saya untuk informasi lebih lanjut……
Syarat dan ketentuan :
1. Harga paket dihitung perorang (dewasa), sudah termasuk menginap selama 2 malam di hotel sesuai pilihan (kamar standar berdua), sarapan setiap pagi, welcome drinks, 21 % tax & service charge, dan semua inclusion pada itinerary diatas
2. Tidak termasuk tiket pesawat , mohon booking sendiri atau booking dgn harga tambahan paket
3. Angka 2-3, 4-5, 6-8 dan seterusnya artinya jumlah orang.
4. PRIVATE TOUR ( tidak di gabung dengan tamu lainya )
5. Armada yang kami gunakan : APV , Kijang Kapsul , Mini Bus Dan Bus Tergantung persediaan dan Jumlah Pesertanya.
6. Kebijakan harga untuk anak-anak : - Batasan Umur anak ( 4 - 12 Tahun) - Batas Umur bayi / infant ( 0 - 3 Tahun ) - Sekamar dengan orang tua menggunakan extra bed = 75 % dari harga dewasa - Sekamar dengan orang tua tanpa extra bed = 50 % dari harga dewasa
7. Paket hanya berlaku untuk wisatawan domestik dan pemegang Kims atau Kitas, minimal 2 orang (dewasa)
8. Mohon jangan sungkan untuk menghubungi kami , jikalau anda tertarik untuk menginap di hotel lainya , kami akan atur kembali budgetnya sesuai dengan permintaan anda.
Selasa, 18 Oktober 2011
Keajaiban Islam
Met pagi temanz.....td gw liat situs tentang orang orang yang masuk islam wah seru deh bikin iman bertambah dan semangat mempelajari islam lebih jauh....mereka aja yang baru masuk bisa ngerasain indah dan nikmatnya menjadi muslim trus kenapa kita yang lahir dan besar jadi islam malu untuk menjadi muslim yang kaaffah??? so you must check this one out . . . . .
1. way to Allah
2. eruvadi
3. eramuslim
4. Mualaf online
5. kisah mualaf
6. Mualaf belanda
7. tarbiyah mualaf
8. mualaf answering
selamat membaca dan semoga bermanfaat...
1. way to Allah
2. eruvadi
3. eramuslim
4. Mualaf online
5. kisah mualaf
6. Mualaf belanda
7. tarbiyah mualaf
8. mualaf answering
selamat membaca dan semoga bermanfaat...
Langganan:
Postingan (Atom)


