Belakangan ini ramai diberitakan tentang anggota dewan yang jalan jalan ke Yunani, negri yang katanya adalah pendiri paham demokrasi, konon anggota dewan yang terhormat kita itu sedang melakukuan kunjungan dalam rangka studi banding mengenai etika politik, haduhhh jujur saya bingung jadinya untuk etika aja kita harus membuang uang miliaran rupiah, sebenernya yang terjadi adalah pemerintah sedang mengahbiskan dana untuk APBD 2010 jadi kenapa harus bingung itu kan sebenarnya "kelaziman" yang biasa terjadi di negri terkorup ini...helloooo mereka sebenernya bukan sedang studi bannding tapi JALAN JALAN sekali lagi PELESIRAN..!!!
kita flashback aja, beberapa waktu lalu ada kunjungan tentang perkereta apian hasilnya bisa dilahat sendirikan..., lalu sebelumnya studi banding tentang penanganan hutan liat sendiri kan hasilnya.. dan lain lain dan lain lain.
ya Allah betapa buruknya pengelolaan egri ini disaat warga Wasior sedang tertimpa musibah banjir bandang, jogja sedang siaga satu karena aktifnya Gunung Merapi, wargta ranah minang sedang siaga satu gempa eh malah anggota wakil rakyat jalan jalan ke yunani, apakah itu adalah sebuah ETIKA POLITIK ??? wahai president mengapa kau hanya diam tanpa suara???
sudah letih rakyat ini melihat kehiduapan mewah para anggota pemerintah, sudah muak rasanya melihat uang dari rakyat digunakan untuk berfoya foya, maka amat wajarlah rakyat ini marah dengan keadaan sedemikian jadi jangan salahkan KOMUNIS jika mereka mulai menggeliat dari tidurnya, Jangan penjarakan ulama yang bersikap tegas mengkritik para Umara'nya JANGAN...!!! kami hanya letih dengan kelakuan pengelola negri ini bagaimana kita akan bangkit menjadi negara maju kalau uangnya terus dihisap untuk kalangan tertentu saja.apakah anggota dewan itu punya nurani? apa mereka tidak bisa melihat keadaan tetangganya yang kelaparan? apa mereka tidak punya telinga? apakah mereka itu manusia atau Vampir???
teman demokrasi memberikan banyak efek efek negatif secara pelaksaannya oleh karena ituy sudah saatnya kita sebagai rakyat cerdas dan ikut melihat dalam memilih pemimpin dan sistem pemerintahan kalu tidak mau sampai kapan kita akan seperti ini terus ....just thinking about it...
Senin, 25 Oktober 2010
Sabtu, 25 September 2010
Doa dan Amalan untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal
Kamis, 30/09/2010 13:24 WIB |eramuslim.com
Assalamualaikum Warohmatuloh Wabarokatuh.
ustadz sigit yang dirahmati Allah SWT
Ayah saya sudah meninggal 2 tahun lalu karena sakit.
sebelumnya beliau sakit stroke selama 2 tahun tidak bisa shalat dan puasa, kami sudah mencoba menuntunnya utk sholat tp beliau hanya mampu sebentar saja. Kami selalu menjaga dan merawatnya , namun pada saat akhir hayatnya kami sedang tertidur karena lelah , dan beliau meninggal tidak ada yang menemani dan tidak ada yang menuntunnya menyebut asma Allah. Saya sangat menyesal,
Apa yang dapat saya lakukan untuk menebus rasa penyesalan saya ini, doa apa dan amalan apa yang dapat saya berikan untuk membantu ayah saya selama di alam kubur hingga hari perhitungan nanti.
Karena saya merasa apa yg saya lakukanselama merawat beliau belum cukup untuk membalas jasa 2x beliau kepada saya.
Jazakumullah , Ustadz
Wassalamualaikum wrwb
Yanti Sayekti
Jawaban
Waalaikumussalam Wr Wb
Semoga Allah swt mengampuni segala dosa ayah anda, merahmatinya, memaafkan kesalahan-kesalahannya, memuliakan kedudukannya, melapangkan kuburnya dan memasukkannya bersama orang-orang shaleh di surga-Nya.
Berbakti kepada orang tua menempati posisi yang tinggi didalam islam. Hal itu ditunjukkan dengan perintah berbuat baik kepadanya mengikuti perintah beribadah hanya kepada Allah swt saja, seperti disebutkan didalam firman-Nya.
وَقَضَى رَبُّكَ أَلاَّ تَعْبُدُواْ إِلاَّ إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا
Artinya : “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya.” (QS. Al Isra : 23)
Berbuat baik kepada orang tua tidak hanya dilakukan ketika dia masih hidup akan tetapi juga setelah dia meninggal dunia. Diriwayatkan oleh Abu Daud dari Abu Usaid Malik bin Rabi'ah As Sa'idi ia berkata, "Ketika kami sedang bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, tiba-tiba ada seorang laki-laki dari bani Salamah datang kepada beliau.
Laki-laki bertanya, "Wahai Rasulullah, apakah masih ada ruang untuk aku berbuat baik kepada kedua orang tuaku setelah mereka meninggal?" beliau menjawab: "Ya. Mendoakan dan memintakan ampunan untuk keduanya, melaksanakan wasiatnya, menyambung jalinan silaturahim mereka dan memuliakan teman mereka." Meskipun hadits ini lemah namun dalam hal ini bisa diamalkan.
Beberapa perbuatan baik yang bisa dilakukan terhadap orang tua yang telah meninggal dunia, diantaranya :
1. Mendoakan dan memohonkan ampunan baginya.
Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah, dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Allah 'azza wajalla akan mengangkat derajat seorang hamba yang shalih di surga, hamba itu kemudian berkata; 'Wahai Rabb, dari mana semua ini? ' maka Allah berfirman; 'Dari istighfar anakmu.'"
Diantara bentuk-bentuk doa dan permohonan ampunan tersebut adalah :
ROBBIGH FIRLI WA LIWALIDAYYA
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ
Artinya : “Tuhanku! ampunilah Aku, ibu bapakku.” (QS. Nuh : 28)
ROBBIRHAMHUMA KAMAA ROBBAYANI SHOGHIRO
وَقُل رَّبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا
Artinya : “Dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil". (QS. Al Isra : 24)
Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari dari Jubair bin Nufair ia mendengarnya berkata, saya mendengar Auf bin Malik berkata; Suatu ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menshalatkan jenazah, dan saya hafal do'a yang beliau ucapkan: "ALLAHUMMAGHFIR LAHU WARHAMHU WA 'AAFIHI WA'FU 'ANHU WA AKRIM NUZULAHU WA WASSI' MUDKHALAHU WAGHSILHU BILMAA`I WATS TSALJI WAL BARADI WA NAQQIHI MINAL KHATHAAYAA KAMAA NAQQAITATS TSAUBAL ABYADLA MINAD DANASI WA ABDILHU DAARAN KHAIRAN MIN DAARIHI WA AHLAN KHAIRAN MIN AHLIHI WA ZAUJAN KHAIRAN MIN ZAUJIHI WA ADKHILHUL JANNATA WA A'IDZHU MIN 'ADZAABIL QABRI AU MIN 'ADZAABIN NAAR
(Ya Allah, ampunilah dosa-dosanya, kasihanilah ia, lindungilah ia dan maafkanlah ia, muliakanlah tempat kembalinya, lapangkan kuburnyak, bersihkanlah ia dengan air, salju dan air yang sejuk. Bersihkanlah ia dari segala kesalahan, sebagana Engkau telah membersihkan pakaian putih dari kotoran, dan gantilah rumahnya -di dunia- dengan rumah yang lebih baik -di akhirat- serta gantilah keluarganya -di dunia- dengan keluarga yang lebih baik, dan pasangan di dunia dengan yang lebih baik. Masukkanlah ia ke dalam surga-Mu dan lindungilah ia dari siksa kubur atau siksa api neraka)." Hingga saya berangan seandainya saya saja yang menjadi mayit itu.
2. Melaksanakan wasiatnya selama wasiat tersebut tidak memerintahkan kemaksiatan terhadap Allah swt dan tidak bertentangan dengan hukum syariat, sebagaimana firman Allah swt :
كُتِبَ عَلَيْكُمْ إِذَا حَضَرَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ إِن تَرَكَ خَيْرًا الْوَصِيَّةُ لِلْوَالِدَيْنِ وَالأقْرَبِينَ بِالْمَعْرُوفِ حَقًّا عَلَى الْمُتَّقِينَ
Artinya : “Diwajibkan atas kamu, apabila seorang di antara kamu kedatangan (tanda-tanda) maut, jika ia meninggalkan harta yang banyak, Berwasiat untuk ibu-bapak dan karib kerabatnya secara ma'ruf, (ini adalah) kewajiban atas orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al Baqoroh : 180)
Imam Bukhori meriwayatkan dari Ibnu 'Umar dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Mendengar dan taat adalah haq (kewajiban) selama tidak diperintah berbuat maksiat. Apabila diperintah berbuat maksiat maka tidak ada (kewajiban) untuk mendengar dan taat".
3. Menghubungkan tali silaturahim orang tua anda yang telah meninggal serta berbuat baik kepada tema-teman dan kerabatnya.
Imam Muslim meriwayatkan dari 'Abdullah bin 'Umar bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya kebajikan yang utama ialah apabila seseorang melanjutkan hubungan (silaturrahim) dengan keluarga sahabat baik ayahnya."
Didalam hadits ini terdapat keutamaan menghubungkan silaturahim kawan-kawan ayah yang telah meninggal, berbuat baik dan memuliakan mereka.
4. Bersedekah atas namannya
Kaum muslimin telah bersepakat bahwa sedekah mengatasnamakan orang yang sudah meninggal maka hal itu akan sampai kepadanya, sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhori dari 'Aisyah bahwa ada seorang laki-laki berkata, kepada Nabi Shallallahu'alaihiwasallam: "Ibuku meninggal dunia dengan mendadak, dan aku menduga seandainya dia sempat berbicara dia akan bersedekah. Apakah dia akan memperoleh pahala jika aku bersedekah untuknya (atas namanya)?". Beliau menjawab: "Ya, benar".
Walahu A’lam
Assalamualaikum Warohmatuloh Wabarokatuh.
ustadz sigit yang dirahmati Allah SWT
Ayah saya sudah meninggal 2 tahun lalu karena sakit.
sebelumnya beliau sakit stroke selama 2 tahun tidak bisa shalat dan puasa, kami sudah mencoba menuntunnya utk sholat tp beliau hanya mampu sebentar saja. Kami selalu menjaga dan merawatnya , namun pada saat akhir hayatnya kami sedang tertidur karena lelah , dan beliau meninggal tidak ada yang menemani dan tidak ada yang menuntunnya menyebut asma Allah. Saya sangat menyesal,
Apa yang dapat saya lakukan untuk menebus rasa penyesalan saya ini, doa apa dan amalan apa yang dapat saya berikan untuk membantu ayah saya selama di alam kubur hingga hari perhitungan nanti.
Karena saya merasa apa yg saya lakukanselama merawat beliau belum cukup untuk membalas jasa 2x beliau kepada saya.
Jazakumullah , Ustadz
Wassalamualaikum wrwb
Yanti Sayekti
Jawaban
Waalaikumussalam Wr Wb
Semoga Allah swt mengampuni segala dosa ayah anda, merahmatinya, memaafkan kesalahan-kesalahannya, memuliakan kedudukannya, melapangkan kuburnya dan memasukkannya bersama orang-orang shaleh di surga-Nya.
Berbakti kepada orang tua menempati posisi yang tinggi didalam islam. Hal itu ditunjukkan dengan perintah berbuat baik kepadanya mengikuti perintah beribadah hanya kepada Allah swt saja, seperti disebutkan didalam firman-Nya.
وَقَضَى رَبُّكَ أَلاَّ تَعْبُدُواْ إِلاَّ إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا
Artinya : “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya.” (QS. Al Isra : 23)
Berbuat baik kepada orang tua tidak hanya dilakukan ketika dia masih hidup akan tetapi juga setelah dia meninggal dunia. Diriwayatkan oleh Abu Daud dari Abu Usaid Malik bin Rabi'ah As Sa'idi ia berkata, "Ketika kami sedang bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, tiba-tiba ada seorang laki-laki dari bani Salamah datang kepada beliau.
Laki-laki bertanya, "Wahai Rasulullah, apakah masih ada ruang untuk aku berbuat baik kepada kedua orang tuaku setelah mereka meninggal?" beliau menjawab: "Ya. Mendoakan dan memintakan ampunan untuk keduanya, melaksanakan wasiatnya, menyambung jalinan silaturahim mereka dan memuliakan teman mereka." Meskipun hadits ini lemah namun dalam hal ini bisa diamalkan.
Beberapa perbuatan baik yang bisa dilakukan terhadap orang tua yang telah meninggal dunia, diantaranya :
1. Mendoakan dan memohonkan ampunan baginya.
Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah, dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Allah 'azza wajalla akan mengangkat derajat seorang hamba yang shalih di surga, hamba itu kemudian berkata; 'Wahai Rabb, dari mana semua ini? ' maka Allah berfirman; 'Dari istighfar anakmu.'"
Diantara bentuk-bentuk doa dan permohonan ampunan tersebut adalah :
ROBBIGH FIRLI WA LIWALIDAYYA
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ
Artinya : “Tuhanku! ampunilah Aku, ibu bapakku.” (QS. Nuh : 28)
ROBBIRHAMHUMA KAMAA ROBBAYANI SHOGHIRO
وَقُل رَّبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا
Artinya : “Dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil". (QS. Al Isra : 24)
Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari dari Jubair bin Nufair ia mendengarnya berkata, saya mendengar Auf bin Malik berkata; Suatu ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menshalatkan jenazah, dan saya hafal do'a yang beliau ucapkan: "ALLAHUMMAGHFIR LAHU WARHAMHU WA 'AAFIHI WA'FU 'ANHU WA AKRIM NUZULAHU WA WASSI' MUDKHALAHU WAGHSILHU BILMAA`I WATS TSALJI WAL BARADI WA NAQQIHI MINAL KHATHAAYAA KAMAA NAQQAITATS TSAUBAL ABYADLA MINAD DANASI WA ABDILHU DAARAN KHAIRAN MIN DAARIHI WA AHLAN KHAIRAN MIN AHLIHI WA ZAUJAN KHAIRAN MIN ZAUJIHI WA ADKHILHUL JANNATA WA A'IDZHU MIN 'ADZAABIL QABRI AU MIN 'ADZAABIN NAAR
(Ya Allah, ampunilah dosa-dosanya, kasihanilah ia, lindungilah ia dan maafkanlah ia, muliakanlah tempat kembalinya, lapangkan kuburnyak, bersihkanlah ia dengan air, salju dan air yang sejuk. Bersihkanlah ia dari segala kesalahan, sebagana Engkau telah membersihkan pakaian putih dari kotoran, dan gantilah rumahnya -di dunia- dengan rumah yang lebih baik -di akhirat- serta gantilah keluarganya -di dunia- dengan keluarga yang lebih baik, dan pasangan di dunia dengan yang lebih baik. Masukkanlah ia ke dalam surga-Mu dan lindungilah ia dari siksa kubur atau siksa api neraka)." Hingga saya berangan seandainya saya saja yang menjadi mayit itu.
2. Melaksanakan wasiatnya selama wasiat tersebut tidak memerintahkan kemaksiatan terhadap Allah swt dan tidak bertentangan dengan hukum syariat, sebagaimana firman Allah swt :
كُتِبَ عَلَيْكُمْ إِذَا حَضَرَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ إِن تَرَكَ خَيْرًا الْوَصِيَّةُ لِلْوَالِدَيْنِ وَالأقْرَبِينَ بِالْمَعْرُوفِ حَقًّا عَلَى الْمُتَّقِينَ
Artinya : “Diwajibkan atas kamu, apabila seorang di antara kamu kedatangan (tanda-tanda) maut, jika ia meninggalkan harta yang banyak, Berwasiat untuk ibu-bapak dan karib kerabatnya secara ma'ruf, (ini adalah) kewajiban atas orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al Baqoroh : 180)
Imam Bukhori meriwayatkan dari Ibnu 'Umar dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Mendengar dan taat adalah haq (kewajiban) selama tidak diperintah berbuat maksiat. Apabila diperintah berbuat maksiat maka tidak ada (kewajiban) untuk mendengar dan taat".
3. Menghubungkan tali silaturahim orang tua anda yang telah meninggal serta berbuat baik kepada tema-teman dan kerabatnya.
Imam Muslim meriwayatkan dari 'Abdullah bin 'Umar bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya kebajikan yang utama ialah apabila seseorang melanjutkan hubungan (silaturrahim) dengan keluarga sahabat baik ayahnya."
Didalam hadits ini terdapat keutamaan menghubungkan silaturahim kawan-kawan ayah yang telah meninggal, berbuat baik dan memuliakan mereka.
4. Bersedekah atas namannya
Kaum muslimin telah bersepakat bahwa sedekah mengatasnamakan orang yang sudah meninggal maka hal itu akan sampai kepadanya, sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhori dari 'Aisyah bahwa ada seorang laki-laki berkata, kepada Nabi Shallallahu'alaihiwasallam: "Ibuku meninggal dunia dengan mendadak, dan aku menduga seandainya dia sempat berbicara dia akan bersedekah. Apakah dia akan memperoleh pahala jika aku bersedekah untuknya (atas namanya)?". Beliau menjawab: "Ya, benar".
Walahu A’lam
Senin, 30 Agustus 2010
Tanda tanda kiamat
temen kemarin gw denger ceramah ustadz di mesjid waktu lagi tarwih malem senin kemarin, namanya ust.Qomaruddin,S.Ag di mesjid Almuhajirin kunciran, beliau cerita tentang tanda-tanda datangnya kiamat, gw mau sharing nih mudah mudahan masih ingat ya, bismillah..
tanda-tanda kiamat diantaranya :
1. Waktu yang semakin cepat berlalu
2. Orang semakin sedikit beramal shalih
3. Banyak orang kaya yang Kikir
4. Banyak orang pandai yang pelit berbagi ilmu
demikianlah diantara tanda tanda kiamat, setahu gw sih masih banyak tapi ntar kalo ada lagi ditambah ya.
thx udah baca blog ini.
tanda-tanda kiamat diantaranya :
1. Waktu yang semakin cepat berlalu
2. Orang semakin sedikit beramal shalih
3. Banyak orang kaya yang Kikir
4. Banyak orang pandai yang pelit berbagi ilmu
demikianlah diantara tanda tanda kiamat, setahu gw sih masih banyak tapi ntar kalo ada lagi ditambah ya.
thx udah baca blog ini.
Kamis, 19 Agustus 2010
Anak Cermin Orang Tua
Jika anak dibesarkan dengan celaan
Ia belajar memaki
Jika anak dibesarkan dengan permusuhan
Ia belajar berkelahi
Jika anak dibesarkan dengan cemoohan
Ia belajar rendah diri
Jika anak dibesarkan dengan penghinaan
Ia belajar menyesali diri
Jika anak dibesarkan dengan toleransi
Ia belajar menahan diri
Jika anak dibesarkan dengan dorongan
Ia belajar percaya diri
Jika anak dibesarkan dengan pujian
Ia belajar menghargai
Jika anak dibesarkan dengan sebaik baik perlakuan
Ia belajar keadilan
Jika anak dibesarkan dengan rasa aman
Ia belajar kepercayaan
Jika anak dibesarkan dengan dukungan
Ia belajar menyenangi dirinya
Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan
Ia belajar cinta dalam kehidupan ini
(Dikutip dari berbagai sumber)
Ia belajar memaki
Jika anak dibesarkan dengan permusuhan
Ia belajar berkelahi
Jika anak dibesarkan dengan cemoohan
Ia belajar rendah diri
Jika anak dibesarkan dengan penghinaan
Ia belajar menyesali diri
Jika anak dibesarkan dengan toleransi
Ia belajar menahan diri
Jika anak dibesarkan dengan dorongan
Ia belajar percaya diri
Jika anak dibesarkan dengan pujian
Ia belajar menghargai
Jika anak dibesarkan dengan sebaik baik perlakuan
Ia belajar keadilan
Jika anak dibesarkan dengan rasa aman
Ia belajar kepercayaan
Jika anak dibesarkan dengan dukungan
Ia belajar menyenangi dirinya
Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan
Ia belajar cinta dalam kehidupan ini
(Dikutip dari berbagai sumber)
Selasa, 17 Agustus 2010
MERDEKAAA...
Ada sesuatu yang membuat gw bergairah menyambut hari raya kemerdekaan yang ke 65 tahun ini, yah hari ini adalah Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tepat jatuh di bulan Ramadhan dan tentu saja ini mengingatkan kita semua ke 65 tahun silam ketika Sukarno dan kawan-kawan merumuskan teks proklamasi jam 3.40 sambil/selesai bersantap sahur…dalam hal ini gw bangga sebagai umat muslim Indonesia yang mana Indonesia ternyata memang benar-benar bebas dari penjajahan berkat Rahmat Allah. Ramadahn memang memberi Rahmat buat semua rakyat Indonesia ketika itu dan keramatnya masih terasa sampai sekarang.
Kemarin, sekolah tempat gw ngajar yaitu di SMK mahadhika 3 jakarta ngadain pesantren kilat buat seluruh siswa-siswi, selain mentoring, nonton film islami dan lomba-lomba kami berbuka puasa bersama, siswa-siswa yang udah di koordinir beberapa hari sebelumnya sudah menyiapkan hidangan berbuka, guru-guru pun ga mau kalah dengan siswa, kami juga sudah menyiapkan satu paket tumpeng lengkap dengan lauk pauknya, buka puasa semalam sekaligus dalam rangka menyambut hari kemerdekaan RI, selesai berbuka dan syukuran kami bertarawih jama’ah dilantai dua disusul dengan zikir serta muhasabah…ah alangkah indahnya kemerdekaan buat bangsa ini, seandainya gw melihat saudara-saudara gw di Palestina, Afganistan, Serbia dan belahan bumi lain gw sedih banget karena negri mereka masih dalam penjajahan, begitu juga saudara-saudara gw yang berada di negri-negri kafir yang meski mereka kelihatannya merdeka namun untuk beribadah mereka masih terjajah.. ya Allah bantu mereka juga untuk merdeka ya Allah dalam arti yang seluas-luasnya merdeka secara fisik dan secara ruhiah. Sekali lagi gw bersyukur karena hidup di negri yang merdeka ini meskipun dalam hal lain gw masih merasa terjajah tau ga kenapa yah gw belum bisa punya pilihan untuk bisa dapat pendapatan lebih, gw masih hidup sendiri, gw belum bisa hidup seperti yang gw pengen hufff….
Lepas dari itu semua gw tetep bersyukur sebab gw masih diberi umur untuk berbuat lebih baik lagi, lagi dan lagi, gw bersyukur masih jadi pengikut Muhammad SAW manusia paling mulia di kolong langit ini, dan gw bersyukur karena masih dikasih waktu utnuk bertaubat dari dosa dosa gw…Alhamdulillah.
Temanz gw mo ngucapin selamat ya buat kalian semua karena kita masih diberi kesempatan untuk mengisi kemerdekaan ini dengan hal hal positif….DIRGAHAYU NEGRIKU INDONESIA SEMOGA ENGKAU TETAP MENJADI IBU BAGI KAMI SAMPAI AKHIR WAKTU, INDONESIA JAYA..!!!
Fakta sekitar 17 Agustus 1945
- 17/8/1945 ternyata jatuh pada bulan ramadhan!
- Tanggal 17 dipilih untuk proklamasi oleh pemuda pemuda islam ketika itu adalah agar sesuai dengan jumlah rakaat dalam shalat lima waktu
- 2 hari sebelum proklamasi di Jakarta yang dibacakan Soekarno ternyata proklamasi sudah dikumandangkan di Cirebon pada tanggal 15 agustus 1945 dengan teks yang berbeda yaitu lebih panjang karena terdiri dari 300 kata isinya menyatakan bahwa bangsa indonesia tidak ingin lagi dijadikan barang dagangan oleh bangsa lain.teks ini dibacakan oleh Sutan Syahrir dari kelompok sosialis, sayangnya teks itu sekarang hilang entah kemana.
- Ternyata banyak dari pahlawan nasional Indosesia adalah kaum santri, contohnya : Diponegoro, Tuanku Imam Bonjol, Bung Tomo, HOS Cokroaminoto, Jendral Sudirman, Hj.Rasuna Said, dll.
Kemarin, sekolah tempat gw ngajar yaitu di SMK mahadhika 3 jakarta ngadain pesantren kilat buat seluruh siswa-siswi, selain mentoring, nonton film islami dan lomba-lomba kami berbuka puasa bersama, siswa-siswa yang udah di koordinir beberapa hari sebelumnya sudah menyiapkan hidangan berbuka, guru-guru pun ga mau kalah dengan siswa, kami juga sudah menyiapkan satu paket tumpeng lengkap dengan lauk pauknya, buka puasa semalam sekaligus dalam rangka menyambut hari kemerdekaan RI, selesai berbuka dan syukuran kami bertarawih jama’ah dilantai dua disusul dengan zikir serta muhasabah…ah alangkah indahnya kemerdekaan buat bangsa ini, seandainya gw melihat saudara-saudara gw di Palestina, Afganistan, Serbia dan belahan bumi lain gw sedih banget karena negri mereka masih dalam penjajahan, begitu juga saudara-saudara gw yang berada di negri-negri kafir yang meski mereka kelihatannya merdeka namun untuk beribadah mereka masih terjajah.. ya Allah bantu mereka juga untuk merdeka ya Allah dalam arti yang seluas-luasnya merdeka secara fisik dan secara ruhiah. Sekali lagi gw bersyukur karena hidup di negri yang merdeka ini meskipun dalam hal lain gw masih merasa terjajah tau ga kenapa yah gw belum bisa punya pilihan untuk bisa dapat pendapatan lebih, gw masih hidup sendiri, gw belum bisa hidup seperti yang gw pengen hufff….
Lepas dari itu semua gw tetep bersyukur sebab gw masih diberi umur untuk berbuat lebih baik lagi, lagi dan lagi, gw bersyukur masih jadi pengikut Muhammad SAW manusia paling mulia di kolong langit ini, dan gw bersyukur karena masih dikasih waktu utnuk bertaubat dari dosa dosa gw…Alhamdulillah.
Temanz gw mo ngucapin selamat ya buat kalian semua karena kita masih diberi kesempatan untuk mengisi kemerdekaan ini dengan hal hal positif….DIRGAHAYU NEGRIKU INDONESIA SEMOGA ENGKAU TETAP MENJADI IBU BAGI KAMI SAMPAI AKHIR WAKTU, INDONESIA JAYA..!!!
Fakta sekitar 17 Agustus 1945
- 17/8/1945 ternyata jatuh pada bulan ramadhan!
- Tanggal 17 dipilih untuk proklamasi oleh pemuda pemuda islam ketika itu adalah agar sesuai dengan jumlah rakaat dalam shalat lima waktu
- 2 hari sebelum proklamasi di Jakarta yang dibacakan Soekarno ternyata proklamasi sudah dikumandangkan di Cirebon pada tanggal 15 agustus 1945 dengan teks yang berbeda yaitu lebih panjang karena terdiri dari 300 kata isinya menyatakan bahwa bangsa indonesia tidak ingin lagi dijadikan barang dagangan oleh bangsa lain.teks ini dibacakan oleh Sutan Syahrir dari kelompok sosialis, sayangnya teks itu sekarang hilang entah kemana.
- Ternyata banyak dari pahlawan nasional Indosesia adalah kaum santri, contohnya : Diponegoro, Tuanku Imam Bonjol, Bung Tomo, HOS Cokroaminoto, Jendral Sudirman, Hj.Rasuna Said, dll.
Merdeka.....
Ada sesuatu yang membuat gw bergairah menyambut hari raya kemerdekaan yang ke 65 tahun ini, yah hari ini adalah Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tepat jatuh di bulan Ramadhan dan tentu saja ini mengingatkan kita semua ke 65 tahun silam ketika Sukarno dan kawan-kawan merumuskan teks proklamasi jam 3.40 sambil/selesai bersantap sahur…dalam hal ini gw bangga sebagai umat muslim Indonesia yang mana Indonesia ternyata memang benar-benar bebas dari penjajahan berkat Rahmat Allah. Ramadahn memang memberi Rahmat buat semua rakyat Indonesia ketika itu dan keramatnya masih terasa sampai sekarang.
Kemarin, sekolah tempat gw ngajar yaitu di SMK mahadhika 3 jakarta ngadain pesantren kilat buat seluruh siswa-siswi, selain mentoring, nonton film islami dan lomba-lomba kami berbuka puasa bersama, siswa-siswa yang udah di koordinir beberapa hari sebelumnya sudah menyiapkan hidangan berbuka, guru-guru pun ga mau kalah dengan siswa, kami juga sudah menyiapkan satu paket tumpeng lengkap dengan lauk pauknya, buka puasa semalam sekaligus dalam rangka menyambut hari kemerdekaan RI, selesai berbuka dan syukuran kami bertarawih jama’ah dilantai dua disusul dengan zikir serta muhasabah…ah alangkah indahnya kemerdekaan buat bangsa ini, seandainya gw melihat saudara-saudara gw di Palestina, Afganistan, Serbia dan belahan bumi lain gw sedih banget karena negri mereka masih dalam penjajahan, begitu juga saudara-saudara gw yang berada di negri-negri kafir yang meski mereka kelihatannya merdeka namun untuk beribadah mereka masih terjajah.. ya Allah bantu mereka juga untuk merdeka ya Allah dalam arti yang seluas-luasnya merdeka secara fisik dan secara ruhiah. Sekali lagi gw bersyukur karena hidup di negri yang merdeka ini meskipun dalam hal lain gw masih merasa terjajah tau ga kenapa yah gw belum bisa punya pilihan untuk bisa dapat pendapatan lebih, gw masih hidup sendiri, gw belum bisa hidup seperti yang gw pengen hufff….
Lepas dari itu semua gw tetep bersyukur sebab gw masih diberi umur untuk berbuat lebih baik lagi, lagi dan lagi, gw bersyukur masih jadi pengikut Muhammad SAW manusia paling mulia di kolong langit ini, dan gw bersyukur karena masih dikasih waktu utnuk bertaubat dari dosa dosa gw…Alhamdulillah.
Temanz gw mo ngucapin selamat ya buat kalian semua karena kita masih diberi kesempatan untuk mengisi kemerdekaan ini dengan hal hal positif….DIRGAHAYU NEGRIKU INDONESIA SEMOGA ENGKAU TETAP MENJADI IBU BAGI KAMI SAMPAI AKHIR WAKTU, INDONESIA JAYA..!!!
Fakta sekitar 17 Agustus 1945
- 17/8/1945 ternyata jatuh pada bulan ramadhan!
- Tanggal 17 dipilih untuk proklamasi oleh pemuda pemuda islam ketika itu adalah agar sesuai dengan jumlah rakaat dalam shalat lima waktu
- 2 hari sebelum proklamasi di Jakarta yang dibacakan Soekarno ternyata proklamasi sudah dikumandangkan di Cirebon pada tanggal 15 agustus 1945 dengan teks yang berbeda yaitu lebih panjang karena terdiri dari 300 kata isinya menyatakan bahwa bangsa indonesia tidak ingin lagi dijadikan barang dagangan oleh bangsa lain.teks ini dibacakan oleh Sutan Syahrir dari kelompok sosialis, sayangnya teks itu sekarang hilang entah kemana.
- Ternyata banyak dari pahlawan nasional Indosesia adalah kaum santri, contohnya : Diponegoro, Tuanku Imam Bonjol, Bung Tomo, HOS Cokroaminoto, Jendral Sudirman, Hj.Rasuna Said, dll.
Kemarin, sekolah tempat gw ngajar yaitu di SMK mahadhika 3 jakarta ngadain pesantren kilat buat seluruh siswa-siswi, selain mentoring, nonton film islami dan lomba-lomba kami berbuka puasa bersama, siswa-siswa yang udah di koordinir beberapa hari sebelumnya sudah menyiapkan hidangan berbuka, guru-guru pun ga mau kalah dengan siswa, kami juga sudah menyiapkan satu paket tumpeng lengkap dengan lauk pauknya, buka puasa semalam sekaligus dalam rangka menyambut hari kemerdekaan RI, selesai berbuka dan syukuran kami bertarawih jama’ah dilantai dua disusul dengan zikir serta muhasabah…ah alangkah indahnya kemerdekaan buat bangsa ini, seandainya gw melihat saudara-saudara gw di Palestina, Afganistan, Serbia dan belahan bumi lain gw sedih banget karena negri mereka masih dalam penjajahan, begitu juga saudara-saudara gw yang berada di negri-negri kafir yang meski mereka kelihatannya merdeka namun untuk beribadah mereka masih terjajah.. ya Allah bantu mereka juga untuk merdeka ya Allah dalam arti yang seluas-luasnya merdeka secara fisik dan secara ruhiah. Sekali lagi gw bersyukur karena hidup di negri yang merdeka ini meskipun dalam hal lain gw masih merasa terjajah tau ga kenapa yah gw belum bisa punya pilihan untuk bisa dapat pendapatan lebih, gw masih hidup sendiri, gw belum bisa hidup seperti yang gw pengen hufff….
Lepas dari itu semua gw tetep bersyukur sebab gw masih diberi umur untuk berbuat lebih baik lagi, lagi dan lagi, gw bersyukur masih jadi pengikut Muhammad SAW manusia paling mulia di kolong langit ini, dan gw bersyukur karena masih dikasih waktu utnuk bertaubat dari dosa dosa gw…Alhamdulillah.
Temanz gw mo ngucapin selamat ya buat kalian semua karena kita masih diberi kesempatan untuk mengisi kemerdekaan ini dengan hal hal positif….DIRGAHAYU NEGRIKU INDONESIA SEMOGA ENGKAU TETAP MENJADI IBU BAGI KAMI SAMPAI AKHIR WAKTU, INDONESIA JAYA..!!!
Fakta sekitar 17 Agustus 1945
- 17/8/1945 ternyata jatuh pada bulan ramadhan!
- Tanggal 17 dipilih untuk proklamasi oleh pemuda pemuda islam ketika itu adalah agar sesuai dengan jumlah rakaat dalam shalat lima waktu
- 2 hari sebelum proklamasi di Jakarta yang dibacakan Soekarno ternyata proklamasi sudah dikumandangkan di Cirebon pada tanggal 15 agustus 1945 dengan teks yang berbeda yaitu lebih panjang karena terdiri dari 300 kata isinya menyatakan bahwa bangsa indonesia tidak ingin lagi dijadikan barang dagangan oleh bangsa lain.teks ini dibacakan oleh Sutan Syahrir dari kelompok sosialis, sayangnya teks itu sekarang hilang entah kemana.
- Ternyata banyak dari pahlawan nasional Indosesia adalah kaum santri, contohnya : Diponegoro, Tuanku Imam Bonjol, Bung Tomo, HOS Cokroaminoto, Jendral Sudirman, Hj.Rasuna Said, dll.
Rabu, 11 Agustus 2010
Marhaban ya Ramadhan...
Bulan puasa datang lagi..bulan yang penuh berkah untuk seluruh umat muslim didunia ini, tahun ini adalah tahun ke 1431 hijriah dalam kalender islam..ya Allah terimakasih engaku telah kabulkan doaku tahun lalu agar bertemu dengan bulan yang suci ini kembali.maka sebagai bentuk rasa syukurku maka aku akan berusaha untuk memaksimalkan ibadahku pada Ramadhan ini..
Teman hari ini aku adalah puasa hari pertama semalam aku bermalam di rumah adikku ditangerang betemu dengan mereka menenangkan hati sebab mereka adalah adikpadikku yang aku sayang..udah sebulan ini aku ga sempat menjenguk mereka karena rutinitas yang membelenggu tenaga dan waktuku, tapi alhamdulillah aku udah bertemu mereka semalam..
Teman hari ini aku adalah puasa hari pertama semalam aku bermalam di rumah adikku ditangerang betemu dengan mereka menenangkan hati sebab mereka adalah adikpadikku yang aku sayang..udah sebulan ini aku ga sempat menjenguk mereka karena rutinitas yang membelenggu tenaga dan waktuku, tapi alhamdulillah aku udah bertemu mereka semalam..
Langganan:
Postingan (Atom)